Perang Dunia II, 1500 Tentara Jepang Dipenggal Suku Dayak Laut

oleh -286 views

SUMBAR24 — Di Provinsi Kalimantan Barat terdapat suku Dayak Laut atau umum disebut sebagai Dayak Iban. Dikutip dari Wikipedia, Sabtu (13/6/20) bahwa Suku Dayak Iban, adalah salah satu rumpun suku Dayak yang tersebar tidak hanya di Kalimantan Barat akan tetapi suku ini juga ada di Sarawak, Brunei dan Tawau Sabah.

Mengikut sejarah lisan, pembentukan dan perkembangan budaya sosial Dayak Iban terjadi semasa di Tampun Juah, sebelum berpecah kepada beberapa subsuku-subsuku yang ada sekarang.
Selama masa kolonial Inggris dan Belanda, kelompok Dayak Iban sebelumnya dikenal sebagai Dayak Laut. Dan dalam bahasa Inggris disebut Sea Dayak.
Konon kabarnya Suku Dayak Laut ini dikenal dengan kebiasaan mereka berburu kepala terlebih waktu mereka tengah berperang antar kelompok untuk lakukan pelebaran lokasi.
Peperangan yang terjadi antar mereka biasa berlangsung sengit. Dalam peperangan tersebut suku Dayak Iban ini umumnya lakukan praktek pemenggalan kepala lawannya untuk memberikan kekuatan secara spritual setiap prajuritnya. Bahkan dengan kebiasaan tersebut mereka lakukan juga dalam rangka menaikkan derajat mereka di amata lawan.
Kabarnya pada masa perang Dunia ke II, praktek pemenggalan kepala yang dikenal dengan Ngayau ini begitu santer terdengar. Konon Suku Dayak Iban membuat aliansi antar kelompok yang diisi beberapa ribu kesatria pemburu kepala, dimana mereka berhasil memenggal 1.500 tentara Jepang yang datang ke Kalimantan.
Mungkin pada zaman tersebut begitulah hukum yang berlaku diantara mereka. Namun sekarang ini praktek Ngayau atau berburu kepala ini telah ditinggalkan bersamaan dengan perubahan sosial masyarakat dan zaman.
Sejumlah ahli budaya mengelompokkan Suku Dayak Laut ini sebagai suku yang terkenal dengan berburu kepala musuhnya, headhanter di dunia.
Semoga tulisan ini bisa menambah wawasan teman-teman semua. Dan kejadian di atas pun kebenarannya perlu penelitian lanjut. Wallahu a’lam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *