Kabar  

Hagia Sophia Menjadi Masjid, Meski Dunia Internasional Bereaksi

Museum Hagia Sophia menjadi Masjid

Mengembalikan status Hagia Sophia menjadi masjid adalah hak kedaulatan Turki.

SUMBAR24 — Keinginan Pemerintah Turki untuk memfungsikan Hagia Sophia menjadi masjid sepertinya menjadi perhatian dunia. Pasalnya sejumlah penolakan-penolakan datang dari berbagai kalangan.

Sebagaimana dilansir dari Moslemtoday, Selasa (7/7/20), Pemimpin Gereja Ortodoks Rusia, Patriak Kirill, menolak rencana tersebut. Patriak Kirill mengatakan rencana itu sangat memprihatinkan dan merupakan ancaman terhadap peradaban Kristen.

“Perubahan status terhadap Hagia Sophia adalah ancaman bagi seluruh peradaban Kristen, yang itu berarti ancaman bagi spiritualitas dan sejarah kita,” kata Patriak Kirill.

Hagia Sophia. Sumber Foto : Reuters.com

Karena Desakan Warga Aceh, Akhirnya Pengungsi Rohingya Dijemput di Laut

Menurut Kirill bahwa Hagia Sophia adalah salah satu monumen terbesar peradaban Kristen. “Sampai hari ini, untuk setiap orang Ortodoks Rusia, Hagia Sophia adalah tempat suci umat Kristen,” kata Kirill.

Dan Patriak Kirill meminta Pemerintah Turki untuk tidak melanjutkan keinginan tersebut. Karena akan menyebabkan rasa sakit yang mendalam di antara orang-orang Rusia.

Dilain pihak, Pengadilan Tinggi Turki telah mempertimbangkan untuk menetapkan kembali status Hagia Sophia sebagai masjid. Pengadilan telah menyelesaikan dan akan memberikan keputusan tertulis dalam waktu 15 hari ke depan.

Pemerintah Arab Saudi Umumkan Ibadah Haji Tahun Ini Tetap Berlangsung Namun Jumlah Terbatas

Situs Warisan Dunia Hagia Sophia Menjadi Masjid

Pada tahun 1453 M Hagia Sophia diubah menjadi masjid saat penaklukan Istambul oleh Kekaisaran Ottoman. Dibangun pada abad keenam pada masa Kekaisaran Bizantium Kristen dan pernah menjadi tahta suci Gereja Kristen Ortodoks.

Dan pada masa pemerintahan Republik Sekuler Turki yang dipimpin Mustafa Kemal Attaturk status Hagia Sophia diubah menjadi museum pada tahun 1935. Namun, di masa pemerintahan Presiden Erdogan keinginan mengembalikan Hagia Sophia sebagai masjid mendapat dukungan rakyat Turki.

Meski dunia internasional bereaksi, Pemerintah Turki mengatakan bahwa masalah ini adalah hak kedaulatan Turki. Bahkan Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan kritikan terhadap kebijakan negaranya adalah serangan terhadap kedaulatan Turki itu sendiri.

Sumber : Moslem Today

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *