Jangan Menyembelih Betina Produktif Saat Kurban Nanti

Wako riza minta jangan menyembelih betina produktif

Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi jika ingin berkurban jangan menyembelih betina produktif, sembelihlah yang jantan

SUMBAR24 — Menjelang hari Raya Idul Adha, Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi menghimbau seluruh panitia Qurban agar jangan menyembelih betina produktif untuk kurban. Hal itu disampaikannya kepada media, Senin (6/7) siang.

Menurut Riza Falepi dalam penegakan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Mabes Polri sudah mengadakan MOU dengan Kementerian Pertanian. Dimana dalam undang-undang itu, disebutkan ruminansia besar seperti sapi dan kerbau, dan ruminansia kecil seperti kambing dan domba yang masih produktif (masih bisa berkembang biak) dilarang keras untuk disembelih.

Urung 13 Juli, Payakumbuh Mulai Sekolah Desember

Dan pada pasal 86 undang-undang tersebut diatur sanksi pidana paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 3 (tiga) tahun. Serta denda paling sedikit Rp. 100 juta dan paling banyak Rp. 300.000.000.

Wako Riza Falepi melanjutkan jika hewan betina yang produktif yang dipotong, nanti yang mana lagi akan dibuntingkan. Meski resiko harga sapi kurban menjadi naik.

“Kalau untuk menjalankan syariat agama, kenapa harus berhitung, tujuannya agar menjaga ketersediaan daging dan kelestarian sapi lokal, ini niatnya kan ibadah, jangan sampai melanggar hukum, kan undang-undangnya sudah ada,” kata Wako Riza.

Kolam Renang Ngalau Indah Kembali Buka, Pasca Pandemi Covid-19

“Di luar Payakumbuh, orang sudah banyak memotong sapi jantan, kami melihat disini memang tergantung dari keseriusan pengurus masjid untuk menerapkannya lagi.

Setidaknya harga sapi jantan dan betina tidak begitu jauh lah, kalau misalnya 1 sapi untuk 7 orang, maka cuma Rp. 2.000.000 perorangnya menambah kalau yang dibeli sapi jantan.

Jadi kita harapkan kalau memang akan memotong yang betina, jangan sampai menyalahi aturan, harus dipastikan betul sapinya yang sudah tidak produktif lagi,” kata Riza menjelaskan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Payakumbuh Depi Sastra didampingi Kabid Peternakan Sujarmen menyebut setelah berkoordinasi dengan para toke, mereka siap menjamin ketersediaan sapi jantan untuk kurban tahun 2020 ini.

“Silahkan nanti panitia Qurban untuk membeli ke toke, mereka sudah kita sosialisasikan bahkan sejak beberapa tahun lalu, hingga sekarang kabar baiknya mereka sanggup memasok sapi jantan. Data Dinas Pertanian ada 22 toke di sini yang terdata dan sanggup memenuhi kebutuhan kurban sapi jantan di Payakumbuh,” tutup Depi Sastra.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *