Komunitas Sepeda Marak, Payakumbuh Bisa Lahirkan Pembalap Nasional

Payakumbuh Bisa Lahirkan Pembalap Nasional

SUMBAR24.COM — Akhir-akhir ini di Kota Randang, Payakumbuh, geliat warga bersepeda begitu tinggi. Antusias tersebut terlihat dengan bermunculannya berbagai komunitas pesepeda.

Mulai dari komunitas setingkat RT, kelurahan, bahkan kota. Tidak hanya itu, di kalangan usia sekolah pun juga terlihat tumbuh komunitas sepeda. Tak luput pula emak-emak dan para gadis remaja ikut nimbrung dalam komunitas tersebut.

Apalagi di kalangan dewasa, komunitas bersepeda tumbuh bak jamur di musim hujan. Ada yang membentuk sesama warga perumahan, rekan sekerja, sesama almamater, atau dari jenis sepedanya. Seperti kelompok sepeda Ontel, pimpinan Elzadaswarman.

Wawako Erwin Yunaz Ingin Presiden Dan Menteri Kurban Randang Di Payakumbuh

Kemudian ada juga yang mengayuh sepeda bersama keluarga dan sendiri-sendiri. Mulai dari yang sekali seminggu hingga gowes setiap hari. Seperti Winda Kurnia, mantan pembalap Sumbar dan pensiunan Pemko Payakumbuh ini. Bersepeda merupakan makanan pokok baginya. Tidak bersepeda, membuat dirinya pusing tujuh keliling.

Di akhir pekan, Sabtu dan Minggu, ribuan anggota komunitas bersepeda, bersileweran di semua ruas jalan kota. Dengan topografi daerah yang datar, memudahkan penggemar sepeda mengayuh pedalnya.

Jika ingin tantangan, mereka bersepeda ke kawasan Bukit Patah Sembilan dan bahkan ke daerah tetangga seperti ke Kelok Sembilan, kawasan Bukit Barisan di daerah Mudiak atau menuju kawasan Harau.

Pada iven-iven tertentu, seperti peringatan hari besar nasional kegiatan bersepeda merupakan kegiatan wajib yang harus diadakan. Hadiahnya pun beragam dan fantastis, mulai dari sepeda, barang kebutuhan rumah tangga bahkan sepeda motor.

Tali Bandar Persawahan Terban, Dikeroyok Bareng Lurah Dan Warga

Namun dibalik berjamurannya komunitas sepeda tentu juga berdampak pada harga sepeda jadi membumbung tinggi. Sepeda bekas pun, ikut merambat naik. Bahkan onderdil sepeda pun mahal dan terkadang sulit didapatkan.

Tidak hanya warga, Wali Kota Riza Falepi pun sering terlihat bersepeda di akhir pekan. Masa New Normal, dimanfaatkan Wako Riza Falepi memantau pembangunan kotanya.

Dirilis dari Jekanews, Selasa (04/08), Ketua KONI Payakumbuh Yusra Maiza dan Ketua ISSI, Yoserizal, mengaku bangga dengan kondisi ini. Tinggal lagi, bagaimana menarik anggota komunitas sepeda itu, untuk bergabung menjadi atlet ISSI Payakumbuh.

Harapannya, ISSI kota setempat melirik ribuan pesepeda belia untuk ditarik dan dilatih menjadi pembalap handal. Sehingga, Payakumbuh bisa lahirkan pembalap nasional berprestasi.

17 Ekor Sapi Kurban Di Sapaku, Panitia Ikuti Protokol Kesehatan

“Sangat sayang sekali, potensi yang cukup besar itu, tidak dimanfaatkan dengan baik,” sebut Yusra.

Senada dengan Ketua KONI Payakumbuh, Yoserizal, mengakui, kondisi ini merupakan modal utama dalam menjaring pembalap sepeda. Menurut Yoserizal, pihaknya berencana menggelar iven ataupun perlombaan di masa mendatang.

“Mudah-mudahan dengan iven tersebut, Payakumbuh bisa lahirkan pembalap nasional,” ucap Teja yang juga mantan atlit peraih emas di Porprov Sumbar ini.

Foto : Koleksi Hermanto/Klub Onthel Payakumbuh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *