Tradisi Baronde di Batipuah Selatan Saat Panen Raya

Tradisi Baronde di Batipuah Selatan Saat Panen Raya
Dok. Humas Pemkab. Tanah Datar

SUMBAR24.COM — Tradisi Baronde merupakan kebiasaan turun-temurun di Nagari Batu Taba Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar. Tradisi ini muncul saat memanen padi secara serentak di daerah tersebut.

Baronde bisa diartikan memanen padi secara bergotong-royong dan bergiliran. Kebiasaan itu merupakan wujud dari kebersamaan dan kekompakan masyarakat saat memanen hasil sawah dalam satu hamparan yang luas.

Pada Jumat (07/08/20), Wakil Bupati Tanah Datar, Zuldafri Darma, ikut baronde dan memanen bersama sekelompok warga. Zuldafri Darma memberikan apresiasi dan berharap agar tradisi baronde itu tetap dijaga dan dilestarikan.

Pemko Padang Jalin Kerjasama dengan BTN Tentang Jasa Layanan Perbankan

“Ini tradisi dari leluhur yang kita warisi dan harus dijaga. Sekarang bagaimana kita dapat menyandingkan dengan kemajuan teknologi pertanian,” ucap Zuldafri Darma.

Wabup Zuldafri juga menyebutkan melalui visi misi Kabupaten Tanah Datar saat ini pertanian merupakan sektor unggulan. Sehingga di tahun-tahun mendatang porsi anggarannya akan ditingkatkan.

“Sektor pertanian saat ini menjadi perhatian. Mayoritas masyarakat Tanah Datar bergerak dibidang pertanian. Pemerintah Daerah akan berupaya memberi perhatian serius pada sektor ini,” Wabup Zuldafri.

Layanan Perpanjangan SIM di MPP Payakumbuh Diapresiasi Warga

Terkait pengembangan sektro wisata di Nagari Batu Taba. Wabup minta Tradisi Baronde ini dapat digabungkan dengan Pesona Galundi. Sehingga akan lebih menarik dan akan tampak nuansa yang tradisional dan unik.

Sementara itu Wali Nagari Batu Taba, Destriyanto Bandaro Bungsu, mengatakan saat ini masyarakat di nagarinya tengah panen raya. Tergabung dalam Kelompok Tani Sawah Dalam, mereka melaksanakan panen raya mulai dari wilayah Ujung Rawang sampai Muaro.

Tanah Datar Bersiap Memasuki Masa New Normal

“Ini patut disyukuri panen raya kali ini hasilnya baik, padi bagus semua dan terbebas dari gangguan hama. Ini juga tidak terlepas dari perhatian pemerintah daerah yang selalu memberikan perhatian untuk peningkatan hasil panen,” ucap Destriyanto.

Disampaikan Destriyanto, meski kemajuan teknologi semakin pesat. Namun bagi masyarakat di Nagari Batu Taba masih tetap mempertahankan Tradisi Baronde.

“Tradisi ini juga dapat mempererat hubungan silaturrahmi. Bahkan bisa dikemas lagi menjadi iven wisata karena berada di tepian Danau Singkarak dengan tidak merubah keasliannya,” tutup Destriyanto.

Sumber : Tanah Datar Kab

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *