Jelang Belajar Tatap Muka, Wako Payakumbuh Minta Perketat Tamu dari Luar

Kasus Positif Covid-19 Sumbar Bertambah

SUMBAR24.COM — Jelang proses belajar tatap muka akhir Agustus ini, Walikota Payakumbuh Riza Falepi berharap jangan sampai ada kendala. Terutama yang disebabkan pertambahan kasus positif Covid-19.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah Wali Kota minta jajarannya, untuk tidak dulu menerima tamu dari luar daerah dan sebaliknya.

“Saya ingatkan pimpinan perangkat daerah di jajaran pemko, agar tak menerima tamu dari luar daerah zona merah dan zona kuning. Sebaliknya, semua staf pemko, juga diminta tidak melakukan perjalanan dinas ke luar daerah,” tegas Wali Kota Riza.

Payakumbuh Mulai Belajar Tatap Muka Akhir Agustus

Menurut walikota, rencana PBM akhir Agustus, bisa saja buyar, jika kasus positif Covid-19 di Payakumbuh bertambah lagi. Padahal, keinginan PBM itu merupakan aspirasi masyarakat yang harus direspon positif.

“Bagaimana kita bakal memulai masuk ke sekolah bila kasus Covid-19 masih ditemukan di Kota Payakumbuh,” kata Riza, Jumat (14/8).

Pernyataan Riza ini bukan tanpa alasan, peningkatan kasus dari wilayah di luar Payakumbuh cukup signifikan. Hal ini dapat dilihat dari relis Kabiro Humas Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang data Covid-19 sudah mencapai 1257 orang.

Ditekankan juga kepada OPD, bila ada staf yang berdomisili di luar Payakumbuh terutama daerah zona merah, sebaiknya tinggal di Payakumbuh.

“Tolong kepala OPD lebih pertegas kepada bawahannya,” kata Wako Riza.

Akmet Fauzi Berhasil Pinang Putri Damayanti Di MPP Payakumbuh

Enam Pegawai Dinas Lingkungan Hidup di-SWAB

Habis menerima tamu DLH Provinsi Sumbar, dua pekan lalu. karena urusan dinas ke Payakumbuh, 6 pejabat dan staf DLH Payakumbuh, harus menjalani tes SWAB, Rabu (13/8). Pasalnya, sopir kepala bidang yang berkunjung ke Payakumbuh itu, terkonfirmasi positif Covid-19.

Berdasarkan tracking, membuat 6 pejabat DLH, termasuk Kadis LH Dafrul Pasi bersama sopirnya Beni, harus menjalani SWAB. Keenam pegawai DLH itu, menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing, hingga hasil tes keluar.

Sementara itu, data Covid-19 di Payakumbuh, per Jumat (14/8), suspect (1), kasus Konfirmasi (24), sembuh (22), isolasi di Padang (2), kontak erat (26), discarded (2.416), meninggal dunia (0).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *