Wawako Erwin Yunaz : 3 Hal Yang Ciptakan Ketahanan Ekonomi Dimasa Pandemi Covid-19

wawako erwin yunaz

SUMBAR24.COM — Melihat dampak yang ditimbulkan dari wabah pandemi COVID-19, Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz angkat bicara. Berdasarkan penelitian, pakar ekonomi memprediksi setidaknya akan ada penambahan 1,3 juta orang masuk ke dalam kelompok miskin di Indonesia, dan dalam skenario terburuk jumlah orang miskin akan bertambah 8,5 juta orang.

Di saat seperti ini semua pihak baik itu pemerintah dan masyarakat harus saling mengambil peran dalam memperkuat ketahanan ekonomi dan bersiap menghadapi situasi sulit saat ini dan kondisi yang dinamis di masa depan.

“Cepat atau lambat hampir seluruh masyarakat akan terkena dampak secara ekonomi baik langsung maupun tidak langsung akibat pandemi ini,” kata Wawako Erwin Yunaz di Balai Kota Payakumbuh, Jumat (14/08) lalu.

Warga Payakumbuh Yang Positif Covid, Ternyata Perantau Dari Tangerang

Melihat kondisi ini,  Pemerintah telah menyiapkan beberapa program bantuan bagi masyarakat terdampak COVID-19, namun jelas masih banyak masyarakat yang belum terpenuhi kebutuhannya dan perlu bantuan dan uluran tangan dari semua pihak.

“Beruntung, bagi mereka yang masih diberikan rezeki dan tetap mendapatkan gaji atau penghasilan. Namun setidaknya ada tiga hal yang dapat dilakukan untuk membantu memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat. Antaralain menghemat pengeluaran, mengumpulkan dana cadangan, dan mempererat solidaritas sosial dengan memperbanyak sedekah,” tutur Erwin Yunaz.

Jika penghematan atas pengeluaran bisa terlaksana, maka uang yang disisihkan bisa dikumpulkan menjadi dana cadangan, idealnya jumlah dana tersebut setidaknya sebesar tiga kali pengeluaran perbulan.

Sayangnya, tambah Wawako Erwin, menurut sebuah riset yang mensurvei 500 responden, hanya 70% responden yang mempunyai dana darurat, meskipun dalam jumlah bervariasi. Di sisi lain, ada sekitar 8% yang tidak punya tabungan untuk keadaan darurat. Riset itu juga menunjukkan bahwa kelompok menengah ke atas punya dana darurat yang jauh lebih banyak dibanding golongan bawah.

Jelang Belajar Tatap Muka, Wako Payakumbuh Minta Perketat Tamu dari Luar

Selain itu, dengan kondisi penyebaran COVID-19 yang tidak hanya menyerang individu, tapi juga masyarakat, maka dengan menjaga kesehatan dan imun masyarakat serta meningkatkan rasa solidaritas sosial di sekitar tempat tinggal juga menjadi kewajiban bersama.

“Dengan menyisihkan penghasilan untuk zakat dan sedekah bisa membantu menguatkan ketahanan ekonomi masyarakat sekitar kita,” ucap Wawako Erwin.

Setidaknya dengan zakat yang terdistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Bisa menjadi tetesan embun di pagi hari yang menyuburkan, menumbuhkan, dan menggerakkan perekonomian.

“Dengan mengefisiensikan pengeluaran, memperbesar dana darurat, dan memperbanyak berbagi, manakala tiga hal ini dapat terlaksana dengan baik. Maka akan sangat membantu sebagian besar masyarakat untuk bisa bertahan menghadap situasi tidak menentu dimasa pandemic Covid-19. Terlebih lagi belum ada yang bisa memprediksi kapan pandemi ini akan berakhir,” Wawako Erwin Yunaz.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *