Kabar  

Seperti Apa Kerusuhan Anti Islam itu bermula di Swedia?

Video Aktivis Sayap Kanan Swedia Bakar Alquran di Malmo

SUMBAR24.COM — Dilansir dalam sebuah artikel di laman republika.co.id, Selasa (01/09/20), aksi demonstrasi yang juga menjadi kerusuhan anti Islam merebak setelah salinan Alquran dibakar di Malmo pada hari Jumat (29/08/20) itu oleh anggota partai sayap kanan garis keras Denmark, Stram Kurs.

Sebelumnya pada hari itu juga, pemimpin partai sayap kanan yang dikenal anti Islam dan kaum imigran, Rasmus Paludan, ditolak izinnya oleh pihak berwenang Swedia untuk mengadakan pertemuan di Malmo. Rencanya Paludan akan bicara dengan topik “Islamisasi di negara-negara Nordik”. Surat kabar Swedia Aftonbladet pun melaporkan kala itu Alquran akan dibakar.

Paludan diundang oleh artis dan provokator Swedia Dan Park, yang sebelumnya dihukum karena menghasut kelompok etnis.

Video Aktivis Sayap Kanan Swedia Bakar Alquran di Malmo

Siapakah Rasmus Paludan?

Rasmus Paludan adalah seorang politikus dan pengacara Denmark yang mendirikan partai sayap kanan Stam Kurs pada tahun 2017. Dia mulai dikenal karena membuat video anti-Muslim di YouTube, yang isinya termasuk membakar Alquran.

Tak hanya membakar Paludan kerap mengunggah video yang kadang-kadang Alquran yang dibungkus dengan babi. Dia membenarkan tindakanna itu sebagai hal yang dibenarkan serta sebagai penghargaan untuk kebebasan berbicara.

Pada bulan Juni silam, Paludan dihukum atas tuduhan rasisme karena memposting video anti-Islam di saluran media sosial partainya. Akibatnya dia dijatuhi hukuman tiga bulan penjara dan dilarang menjalankan praktik hukum.

Sebelumnya, pada 2019, Paludan dijatuhi hukuman penjara bersyarat selama 14 hari karena menyampaikan pidato rasis. Dia kemudian banding. Namun, pada bulan Juni dia dinyatakan bersalah atas 14 dakwaan termasuk rasisme, pencemaran nama baik, dan mengemudi berbahaya. Dia harus menjalani satu bulan penjara bersama dengan dua bulan hukuman percobaan.

Dalam konstelasi politik negaranya, Paludan sebenarnya hampir masuk ke parlemen dalam pemilu Denmark terakhir. Kampanye yang menarik perhatian adalah keinginan dia untuk membuat kebijakana mendeportasi lebih dari 300.000 Muslim dari Denmark dan melarang Islam.

Nama Paludan pun melambung hingga ke negara tetangga, Swedia. Namun, pada hari Jumat lalu terkena hari naas. Paludan dilarang memasuki Swedia dan diberi larangan masuk selama dua tahun.

Gambaran Hidup kaum imigran di Swedia

Menurut sebuah laporan yang diterbitkan oleh Brookings pada bulan Maret, Swedia secara historis menjadi tempat berlindung yang aman bagi para pengungsi. Dan memang setelah Kanada dan Australia, Swedia telah menampung pengungsi per kapita terbanyak.

Tercatat, antara tahun 2013 dan 2014, Swedia memberikan izin tinggal permanen kepada semua warga Suriah di Swedia yang mencari suaka dan sejak awal perang Suriah. Saat itu lebih dari 70.000 warga Suriah telah datang ke Swedia.

Pada tahun 2015, Swedia menerima 162.000 permohonan suaka terutama dari Suriah, Irak dan Afghanistan. Masuknya pencari suaka dari negara-negara yang dilanda perang ini berdampak signifikan pada situasi politik Swedia.

Misalnya, partai terbesar ketiga di parlemen Swedia, Partai Demokrat sayap kanan Swedia yang berakar pada Neo-Nazisme, menciptakan persepsi bahwa masuknya imigran yang sebagian besar Muslim telah menyebabkan lonjakan kejahatan.

Terjadinya krisis migran dipandang akan menganggu ekonomi Swedia, karena Swedia adalah negara yang memiliki salah satu program kesejahteraan paling bagus di dunia.

Memang, secara signifikan, pada 2018, tingkat pengangguran sementara di Swedia berada pada 3,8 persen.

“Angka-angka semacam itu dianggap disebabkan para pengungsi datang menikmati kehidupan yang didanai negara,” kata sebuah laporan yang beredar di Swedia.

Eropa saat ini, sebenarnya tengah cemburu dengan kedatangan mara imigran, yang berdampak kepada sosial kehidupan mereka. Apalagi perkembangan Islam di Eropa sangat signifikan jika dibandingkan dengan agama yang dianut secara umum di seluruh Eropa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *