Helikopter Chinook Gagal Antarkan Bantuan APD ke Dharmasraya

Helikopter Chinook Gagal Antarkan Bantuan APD ke Dharmasraya

SUMBAR24.COM — Terhalang cuaca buruk, helikopter Chinook gagal antarkan bantuan APBD ke kabupaten Dharmasraya, Rabu (16/09/20) kemarin pagi.

Semula Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit berencana menyalurkan Alat Pelindung Diri (APD) ke Dharmasraya menggunakan helikopter tersebut.

Segala persiapan terbang dilakukan cukup lama karena juga menunggu prakiraan cuaca dari pihak berwenang, setelah beberapa waktu akhirnya pilot memberi tahu bahwa kondisi saat itu layak untuk terbang.

Baca juga :

APBD Peruabahan Dharmasraya Tahun 2020 Ditetapkan, Berkurang Hanya 8%

Namun setelah lepas landas, menuuj Dharmasraya, helikopter terhalang cuaca buruk. Heli canggih itu juga sempat berputar putar beberapa menit sebelum akhirnya memutuskan kembali pangkalan di BIM.

Walau mengalami ancaman cuaca buruk, heli dan seluruh kru berhasil mendarat dengan baik Wakil Gubernur Sumbar setibanya di BIM menyebutkan bantuan akan segera diantarkan petugas setelah cuaca baik.

Wakil Gubernur Nasrul Abit mengatakan bantuan APD yang akan diantar ke Dharmasraya terdiri dari masker dan hazmat.

“Masker sebanyak 20.000, kemudian hazmat sekitar 3.000. Bantuan itu diharapkan mampu memperkuat Kabupaten Dharmasraya menghadapi pandemi covid-19,” sebut Nasrul Abit.

Wagub Nasrul juga memohon maaf kepada masyarakat Dharmasraya karena helikopter ini batal berangkat tadi pagi.

“Bupati Dharmasraya tadi sempat menghubungi saya soal kepastian helikopter mendarat,” ujar Wagub Nasrul Abit.

Baca juga :

Bank Nagari Kucurkan CSR Dana Pendidikan Rp90 Juta di Dharmasraya

Wagub Nasrul Abit juga mengimbau masyarakat Dharmasraya agar terus disiplin menerapkan protokol kesehatan, apalagi kasus virus corona saat ini masih tinggi.

“Masih tingginya penambahan setiap harinya, jangan lupa kita semua tetap pakai masker dan cuci tangan,” simpul Wagub Nasrul Abit.

Helikopter Chinook pinjaman Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) jenis Chinook, masih berada di Sumatera Barat untuk membantu penanganan virus corona Covid-19 serta bencana alam yang terjadi di sejumlah daerah di provinsi setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *