Tidak Pakai Masker, Puluhan Warga Terjaring Razia Perda ABK

Tidak Pakai Masker, Puluhan Warga Terjaring Razia Perda ABK

SUMBAR24 — Menjelang pemberlakuan Peraturan Daerah Nomor 6/2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), puluhan warga terjaring razia karena tidak pakai masker.

Kejadian tersebut terlihat saat Pemerintah Provinsi bersama Pemerintah Kabupaten Tanah Datar melakukan sosialisasi Perda ABK di Kawasan Lapangan Cindua Mato, Selasa (06/10/20).

Pjs. Bupati Tanah Datar Erman Rahman dalam kesempatan itu, mengatakan, pemberian sanksi sosial masih merupakan langkah awal menjelang diterapkannya Perda AKB.

“Jadi efektifnya nanti pada tanggal 10 Oktober, langsung diterapkan sanksi denda, ” ujar Erman Rahman.

Dikatakan Erman, persoalan Covid-19 sangat penting untuk diperhatikan. Tidak bisa dipandang enteng. Bahkan, pemerintah daerah pun mengatur hal itu dengan Perda maupun Perbup.

Kemarin Nihil Positif, 15 Pasien Covid Tanah Datar Sembuh

“Untuk sanksi yang diberikan hari ini masih mengacu pada Perbup Tanah Datar Nomor 48/2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Protokol Kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19,” ujar Erman.

Erman mengimbau kepada masyarakat untuk benar-benar menerapkan Protokol Kesehatan, agar warga terhindar dari Covid-19, yang sampai saat ini masih belum ditemukan obatnya.

Saat sosialisasi Perda ABK kawasan Lapangan Cindua Mato, warga yang tidak mentaati protokol kesehatan diberikan sanksi sosial dan membuat surat perjanjian untuk tidak mengulangi kembali perbuatannyaoleh petugas.

Sementara itu, Kasi Penegakan Perda Satpol PP Elfiardi mengatakan, saat ini sanksi yang diberikan masih dalam tahap awal berupa sanksi sosial.

“Ada sekitar 70 orang tadi yang tercatat melakukan pelanggaran. Semuanya kita berikan sanksi sosial seperti menyapu jalan, ” ujar Elfiardi.

Selain itu sebut Elfiardi, semua yang melanggar terlebih dahulu didata.

“Jadi data ini dikirim secara online ke provinsi. Nah, nantinya jika yang bersangkutan kembali melakukan pelanggaran baik di Tanah Datar atau daerah lain di wilayah Sumbar akan terlihat datanya. Bagi yang kedapatan kembali melanggar tentu akan diberikan sanksi yang berbeda,” terang Elfiardi.

Sosialisasi berlangsung 3 jam, dimulai pukul 08.00-11.00 WIB. Masih banyak warga tidak pakai masker yang terjaring petugas. Tidak satu dua orang, melainkan puluhan warga yang terjaring razia tersebut.

Semua yang terjaring terlebih dahulu dipasangkan rompi pelanggar protokol dan kemudian diberikan sanksi menyapu jalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *