Meski Resesi, Pertumbuhan Ekonomi Kota Payakumbuh Ditargetkan Tetap Positif

oleh -5 views
pertumbuhan ekonomi kota payakumbuh

SUMBAR24.COM — Sejak pandemi Covid-19 terjadi, pertumbuhan ekonomi setiap negara mengalami penurunan. Termasuk pertumbuhan ekonomi Kota Payakumbuh pun juga akan terpengaruh. Akibatnya target pertumbuhan seperti tahun lalu, yaitu di angka 5,92 persen akan cukup sulit untuk dicapai.

“Untuk Kota Payakumbuh kita optimis, pertumbuhan ekonominya
tidak akan mencapai angka minus,” kata Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Elzadaswarman kepada media di Balai Kota, Kamis (15/10/20).

Asisten II Setdako mengatakan walaupun pertumbuhan ekonomi Sumbar minus 4 persen, tapi kita lihat secara kasat mata roda perekonomian masyarakat Payakumbuh masih berjalan, terlihat dari beberapa sektor yang berjalan cukup normal.

Baca juga :

Polres Payakumbuh Publikasikan Hasil Survei Mandiri Kepuasan Masyarakat Online Triwulan III Tahun 2020

Dari sektor yang masih berjalan tersebut bisa memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi di Payakumbuh seperti pertanian dan peternakan, sehingga angka pertumbuhan ekonomi Payakumbuh tidak terlalu mengkhawatirkan.

“Dengan demikian dapat kita lihat, harga seluruh bahan pokok dipasar tidak menjulang tinggi sehingga daya beli dari masyarakat tetap berjalan dengan normal,” ujar Elzadaswarman.

Sementara itu Kepala Bagian Perekonomian Setdako Payakumbuh Arif Siswandi menjelaskan meski pertumbuhan ekonomi Kota Payakumbuh tidak sampai 6 persen atau 5,92 persen seperti 2019 lalu, setidaknya jangan sampai jatuh ke minus, minimal tetap tumbuh 2 persen atau 3 persen tahun ini.

Untuk mengatasi penurunan pertumbuhan ekonomi, Arif menyebut Pemko Payakumbuh telah melakukan berbagai upaya untuk tetap menjaga dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Berbagai upaya di antaranya, restrukturisasi pinjaman dana bergulir bagi usaha mikro dengan memberikan kelonggaran pembayaran, pengurangan sewa toko bagi para pedagang serta penggratisan pembayaran iyuran PDAM.

Kemudian hal ini juga ditambahkan dengan kembali terbukanya aktifitas masyarakat, Payakumbuh yang merupakan pintu masuk dari Pekanbaru juga akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut.

Baca juga :

Payakumbuh Sukses Salurkan Beras Program Jaring Pengaman Sosial

“Kita (Payakumbuh) dikelilingi wisata unggulan, Harau (Kabupaten Lima Puluh Kota), Pagaruyuang (Kabupaten Tanah Datar), dan Jam Gadang (Kota Bukittingi). Ini potensi, mereka (wisatawan) bisa nginap, makan, dan belanja di Payakumbuh,” kata Arif Siswandi.

Arif mengatakan daerah dengan branding Kota Randang itu memiliki keunggulan dari sisi wisata kuliner dan itu harus dimaksimalkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

“Citra kita wisata kuliner, memang kuliner yang kita andalkan, kita harus punya pusat kuliner,” simpul Arif Siswandi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *