Program Visit Destinasi, Upaya Tingkatkan Kepariwisataan Kota Pariaman

oleh -2 views
Program Visit Destinasi

SUMBAR24.COM — Pemerintah Kota Pariaman melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan setempat lahirkan terobosan baru dalam meningkatkan pembangunan bidang kepariwisataan. Salah satu terobosan itu adalah program Visit Destinasi, kegiatan rutin setiap Jumat pagi dengan bersepeda bersama menyambangi ke berbagai objek wisata yang ada di Kota Pariaman.

Pagi Jumat itu (16/10/20), rombongan visit destinasi berkunjung ke Jembatan Pelangi, Desa Kampung Kandang, Kecamatan Pariaman Timur. Mengawali perjalanan bersepeda dari Talao Pauh Pariaman dan finish di Jembatan Pelangi.

“Program Visit Destinasi yang dilaksanakan setiap Jumat pagi. Bertujuan untuk mengembangkan potensi daerah serta mengevaluasi agar pariwisata kita semakin membaik sehingga wisatawan semakin nyaman ketika berkunjung kesini “, ungkap Kadis Parbud Kota Pariaman, Dwi Marhen Yono.

Baca juga :

Wawako Pariaman Ikuti Vidcon Implementasi Pengendalian Resiko Penyebaran Covid-19

Jembatan Pelangi yang diresmikan oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar beberapa bulan yang lalu, menjadi objek wisata baru.

Sejumlah pihak menginginkan objek wisata jembatan pelangi ini benar-benar dioptimalkan dan maksimalkan.

“Kami minta, kepada pak Camat, KD, Pemuda dan ibu-ibu disini, agar dapat memanfaatkan potensi destinasi wisata ini dengan lebih maksimal. seperti disini sudah banyak ikan, maka kita dapat menjual pakan ikan kepada pengunjung sebagai interaksi pengunjung di lokasi ini,”tutur Dwi Marhen Yono.

Pemasukan dari harga tiket masuk saja, masih sangat kecil sekali untuk PADesa (Pendapatan Asli Desa).

“Dan tidak menimbulkan peningkatan ekonomi yang signifikan dari perekonomian masyarakat sekitar, “ujar Dwi Marhen Yono.

Dwi Marhen Yono mengatakan agar sarana seperti pentas untuk pergelaran seni budaya perlu diperhatikan lagi. Termasuk kantin dan warung disekitar lokasi tersebut juga perlu dibenahi. Konsep yang ramah dan kekinian menjadi hal yang perlu diangkat. Bahkan harga dan tarif makanan perlu menjadi perhatian.

Baca juga :

1000 Pohon Pinago di Pantai Kota Pariaman

“Seperti minuman anti corona, yang terbuat dari jahe dan bahan herbal lainya, ini akan menarik bagi para pengunjung nantinya,” ungkap Dwi Marhen Yono.

Dwi Marhen Yono juga menargetkan agar masukan yang disampaikan tersebut, kiranya dapat direalisasikan maksimal satu bulan dari sekarang, sehingga awal Desember kita sudah membuat ivent di lokasi Jembatan Pelangi yang di kelola oleh BUMDES Kampung Kandang ini.

“Semoga apa yang kami sampaikan dapat segera direalisasikan di Jembatan Pelangi Desa Kampung Kandang ini,” simpul Dwi Marhen Yono. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *