,

9 Hari Razia Masker, 196 Warga Terjaring Operasi Yustisi Di Payakumbuh

oleh -7 views
Warga Terjaring Operasi Yustisi

SUMBAR24.COM — Selama 9 hari sejak Senin, 12 Oktober 2020 lalu. sosialisasi Perda Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Payakumbuh, 196 warga terjaring operasi yustisi karena tidka pakai masker di kota ini.

Pelaksanaan Operasi Yustisi oleh Satgas Covid-19 Kota Payakumbuh bersama dengan jajaran TNI, POLRI, dan Pol-PP di berbagai lokasi dalam rentang waktu hampir 10 hari tersebut setidaknya merupakan usaha dalam memutus mata rantai covid-19.

Kepala Satpol PP Kota Payakumbuh Devitra menyebutkan kedepannya razia yang dilakukan tidak hanya secara stasioner saja, ada petugas yang secara mobile berkeliling dengan mobil untuk menindak warga yang masih bandel dan tidak mau menggunakan masker saat keluar rumah.

Baca juga :

Pacu Terbang Itiak, Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

Devitra juga menambahkan, jadwal razia stasioner tersebut tiga titik (base) meliputi: tugu adipura, pelataran parkiran pasar ibuh, dan medan nan bapaneh ngalau.

“Sewaktu-waktu jadwal ini bisa berubah-ubah dan ini kami lakukan setiap hari,” katanya.

“Pada pekan kedua ini (19/10), kami temui masyarakat masih banyak belum mematuhi serta mengindahkan aturan perda ini, masih banyak yang keluar rumah tanpa masker.

Devitra juga menambahkan akan terus meningkatkan operasi ini bersama jajarannya.

“Harapan kami kedepannya masyarakat bisa mentaati aturan pemerintah melalui perda ini, apalagi saat ini kasus positif covid kota payakumbuh meningkat,” ungkapnya menambahkan.

Baca juga :

Syiar Islam Tetap Bergema Meski Pandemi Corona Di Payakumbuh

Devitra juga menjelaskan bahwa, jumlah pelanggar perda (tidak memakai masker) yang telah kami tertibkan sebanyak 196 orang pelanggar hingga saat ini (20/10).

Rincian jumlah pelanggar atau warga terjaring operasi yustisi tersebut adalah 25 orang (12/10), 25 orang (13/10), 21 orang (14/10), 11 orang (15/10), 4 orang (16/10), 30 orang (17/10), dan hari ini sebanyak 47 orang pelanggar (19/10).

Sementara itu, operasi yustisi yang dilakukan di Pelataran Parkir Pasar Ibuh, Selasa (20/10) pukul 9.00 hingga 11.00 WIB, terjaring 33 orang pelanggar protokol kesehatan, dengan 7 orang membayar denda sebanyak Rp. 100.000 dan sisanya 26 orang kerja sosial membersihkan area Taman Ratapan Ibu Kawasan Batang Agam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *