Kabar  

Partai Bulan Bintang Tak Cemas Ada Masyumi di Pemilu 2024

Partai Bulan Bintang Tak Cemas Ada Masyumi di Pemilu 2024
Perundingan Antara Presiden Soekarno dengan Pimpinan Masyumi, membicarakan Tentang Pembentukan Kabinet 23 Maret 1951(IPPHOS), Kompas.com

SUMBAR24.COM — Pemilu legislatif 2024 masih lama, namun persaingan antar kontestan sudah mulai panas. Pasalnya Partai Bulan Bintang (PBB) siap menantang Partai Masyumi bertarung di Pemilu 2024 mendatang. PBB merasa tak cemas dengan keberadaan Masyumi yang didirikan kembali oleh sekelompok orang.

Dirilis dari Moslemtoday, Kamis (12/11/20) sebagaimana diketahui, PBB digadang-gadang sebagai partai penerus Masyumi yang berjaya masa silam. Namun, kini ada kelompok yang kembali menghidupkan kembali Partai Masyumi.

“Ketika ada yang mengaku-ngaku keturunan Masyumi, kita melihat siapa yang nanti bisa ikut pemilu di 2024 dan bisa bertarung secara sehat,” kata Sekjen Partai Bulan Bintang Afriansyah Ferry Noer, seperti dilansir dari CNNIndonesia.com, pada Rabu, (11/11/20).

Baca juga : Arab Saudi Siapkan Vaksin Virus Corona Sebelum Akhir Tahun

Ferry mengatakan bahwa PBB saat ini sudah meninggalkan asas-asas yang dulu dipegang Masyumi. Oleh karena itu, dia tak mempermasalahkan jika ada kelompok yang kembali menghidupkan Masyumi.

“Kami sudah menarik diri ke tengah sebagai partai Islam moderat yang memang kami bertujuan mengayomi semua kelompok,” tutur Ferry.

Ferry mengklaim PBB masih punya banyak kader berkualitas. Afriansyah Ferry Noer memastikan PBB solid meskipun ada kehadiran partai Masyumi di perpolitikan Indonesia.

Baca juga : Loka POM Kabupaten Dharmasraya Ke Payakumbuh, Wako Riza Falepi Berikan Motivasi

Sekilas Masyumi Reborn

Partai Masyumi yang pernah dibubarkan Presiden Soekarno itu dihidupkan kembali oleh Cholil Ridwan yang malang melintang di Dewan Dakwah Ismaliyah Indonesia (DII).

Sebelumnya, partai Masyumi pernah muncul pada 1999. Bahkan, saat pemilu pertama di era reformasi tersebut diikuti oleh dua partai yang menggunakan nama Masyumi yakni Partai Masyumi dan Partai Masyumi Baru.

Akan tetapi selepas Pemilu 1999, kedua partai tersebut tak pernah muncul lagi hingga Pemilu 2019.

Cholil Ridwan sendiri selaku Ketua Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Partai Islam Ideologis (BPU-PPII) mengajak Amien Rais untuk bergabung.

Permintaan itu disampaikan secara terbuka dalam forum tasyakuran milad ke-75 sekaligus deklarasi Partai Masyumi, Sabtu (07/11/20) lalu.

Sumber : Moslemtoday & Kompas

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *