Kabar  

Din Syamsuddin: Pemanggilan Gubernur Anies Sebagai Drama Penegakan Hukum

Pemanggilan Gubernur Anies Sebagai Drama Penegakan Hukum

SUMBAR24.COM — Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan diperiksa Polda Metro Jaya, Selasa (17/11/20) kemarin. Gubernur Anies dipanggil terkait kerumunan di acara resepsi pernikahan anak Habib Muhammad Rizieq Shihab.

Dilansir dari Moslemtoday, Rabu (18/11/20) Anies Baswedan dicecar sebanyak 33 pertanyaan yang jawabannya dituangkan dalam 23 halaman.

Sementara itu mantan Ketum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin menilai pemanggilan Anies Baswedan bakal jadi preseden buruk bagi Polri. Pasalnya, tidak ada pemeriksaan terhadap gubernur lain yang di wilayahnya terjadi kerumunan serupa.

“Kejadian ini merupakan preseden buruk yang hanya akan memperburuk citra Polri yang over acting, apalagi terkesan ada diskriminasi dengan tidak dilakukannya hal yang sama atas gubernur lain yang di wilayahnya juga terjadi kerumunan serupa,” ucap Din seperti dilansir dari Okezone, Rabu (18/11/20).

Baca juga : Periksa Gubernur Anies Baswedan, Ini Poin-poin yang Ditanyakan Polisi

Menurut Din Syamsuddin, hal seperti ini justru menjadi bumerang bagi rezim. Dengan adanya pemanggilan ini, Anies justru menuai simpati rakyat sebagai pemimpin masa depan.

“Tindakan ini akan menjadi bumerang bagi rezim, dan telah menuai simpati rakyat bagi Anies Baswedan sebagai pemimpin masa depan,” imbuh dia.

Di sisi lain, Din Syamsuddin melihat pemanggilan Anies oleh Polda Metro Jaya sebagai drama penegakan hukum yang irrasional atau tidak wajar.

“Belum pernah terjadi Polda memanggil seorang Gubernur hanya untuk dimintai klarifikasi kecuali dalam rangka penyidikan,” tukuk Din.

Sumber : Moslemtoday | Okezone

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *