,

Pengaman Tebing Puncak Pato Berteknologi Konstruksi Baru

oleh -20 views
Pengaman Tebing Puncak Pato Berteknologi

SUMBAR24.COM — Pjs. Bupati Tanah Datar Erman Rahman mendampingi Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Rifai dan rombongan meninjau pembangunan pengaman ruas jalan yang berlokasi di kawasan Puncak Pato Kabupaten Tanah Datar, Rabu (18/11/20).

Setelah mendengar paparan dan tanya jawab dengan berbagai pihak di lokasi, Rifai mengaku puas atas pembangunan dinding penguat tebing di Puncak Pato dengan memakai teknologi rekayasa baru.

“Ini sebuah teknologi yang bagus terkait pekerjaan Bina Marga,” ujar Rifai didampingi Widyaswara Utama BNPB Medi.

Setelah melihat lokasi, Rifai juga mengusulkan kepada pemerintah daerah segera mengantisipasi resiko yang masih ada dengan belum tuntasnya kupasan dinding tebing dengan segera lakukan penanaman atau vegetasi yang sifatnya menahan tebing.

Baca juga : KAN Pangian Lintau Buo Masuk 4 Besar Tingkat Sumbar

“Tanaman yang paling bagus itu fetifer, sejenis akar wangi yang kekuatan akarnya setara 3 ton baja. Bapak Kepala BNPB pun sudah mensosialisasikannya, seperti yang baru dikerjakan di Pasir Madang Bogor seluas 853 hektar,” ungkap Rifai.

Rifai juga meminta pemerintah daerah melalui BPBD Kabupaten Tanah Datar untuk menyampaikan laporannya berikut dokumentasinya, untuk dijadikan kajian agar bisa diaplikasikan di tempat lain.

Rifai juga berpesan kepada masyarakat untuk ikut bersama-sama pemerintah merawat dan menjaga hasil pembangunan agar terawat dan untuk jangka panjang.

Sementara Pjs. Bupati Erman Rahman menyambut baik kunjungan rombongan BNPB ke Tanah Datar.

“Kami berterima kasih atas dukungan pemerintah pusat khususnya dalam alokasi dana bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi bencana alam. Tanah Datar termasuk daerah rawan bencana terutama banjir dan longsor,” kata Erman.

Erman berharap, BPNB terus membantu Tanah Datar dalam penanganan dan rehab bencana.

“Selain bantuan pusat, Pemkab juga mengalokasikan anggaran pendamping. Masih ada usulan kita seperti untuk Jorong Mawar dan tempat lainnya,” sambung Erman.

Baca juga : Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumbar Serahkan Aset Ke Pemkab Tanah Datar

Kalaksa BPBD Tanah Datar Thamrin sebelumnya menjelaskan pembanguan pengaman tebing sepanjang lebih kuran 500 meter ini sangat penting mengingat saat intensitas hujan tinggi, sering terjadi longsor yang mengganggu mobilitas dan perekonomian masyarakat.

“Pada tahun 2017 longsor tebing puncak Pato terjadi, secara darurat Dinas PU pada waktu itu sudah mencoba menormalkan dengan cara memotong jalan ke arah tebing dan tahap berikutnya dibuat perencanaan berupa DED dan kita koordinasikan dengan BPBD Provinsi.

Alhamdulillah setelah diverifikasi dinyatakan layak didanai melalui dana rehab dan rekonstruksi tahun 2019,” jelas Thamrin.

“Pilihan konstruksi ini seperti yang sudah ada di Kelok 9 Kabupaten Lima Puluh Kota. Kita berharap dengan pembangunan ini masyarakat bisa merasa aman dan nyaman melewati kawasan puncak Pato,” pungkas Thamrin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *