,

Arsitek Kena Covid, Peluncuran Cetak Biru Masjid Ayodhya Ditunda

oleh -33 views
Peluncuran Cetak Biru Masjid Ayodhya
Dok. Wikipedia

SUMBAR24.COM — Kabar kurang sedap datang dari negeri Taj Mahal, peluncuran desain atau cetak biru Masjid Ayodhya ditunda setelah konsultan arsitek, Prof SM Akhtar, dinyatakan terkena positif Covid-19 dan dilarikan ke Rumah Sakit Jamia Hamdard, kota New Delhi, India.

Dilansir dari Republika, Ahad (22/11/20), lembaga sosial Indo-Islamic Cultural Foundation yang dibentuk oleh Dewan Wakaf Sunni merencanakan pembangunan masjid Ayodhya kembali.

Mereka merencanakan akan melakukan jumpa pers dengan para wartawan di Lucknow pekan depan dengan presentasi klinis dari proyek Masjid Ayodhya-Dhannipur.

Baca juga : Kemenag: Arab Saudi Aktifkan Kembali Visa Jamaah Umrah Asal Indonesia

“Kami merencanakan jumpa pers dengan wartawan pada peluncuran desain cetak biru masjid ayodhya, tetapi kami harus menunggu sampai Prof Akhtar pulih sepenuhnya dari infeksi. Sekarang, kami akan melakukan interaksi virtual dengan media, yang kemungkinan besar terjadi bulan depan,” kata Sekretaris Yayasan Masjid, Athar Hussain.

Dalam wawancara dengan TOI, Prof Akhtar mengatakan, master plan akan dirancang untuk rumah sakit, arsip, museum dan dapur umum di kompleks masjid. Arsip dan museum akan memamerkan kontribusi umat Islam untuk pembangunan bangsa, budaya India dan perjuangan kemerdekaan.

Mahkamah Agung dalam putusannya di Ayodhya mengamanatkan lima hektar kepada Dewan Wakaf Sunni di sebuah tempat terkemuka di Ayodhya. Pada Februari, pemerintah Uttar Pradesh mengumumkan pembagian tanah di desa Dhannipur di Ayodhya, 25 Km dari lokasi Ramjanmabhoomi.

Masjid Ayodhya yang akan dibangun sekarang adalah pengganti dari Masjid Babri. Masjid ini juga dikenal dengan nama Masjid Babur, didirikan oleh Kaisar Mughal pertama India, Babur, di Ayodhya pada tahun 1527.

Baca juga : Muhammad Bin Salman : Arab Saudi Miliki Perekonomian Terbesar Di Dunia

Foto Para Nasionalis Hindu saat hancurkan Masjid Babri/Ayodhya. Dok DNAINDIA.com

Masjid Babri kemudian dihancurkan oleh kaum pembenci Islam, dimana sekitar 150.000 orang dari kaum nasionalis Hindu pada 6 Desember 1992, dalam sebuah peristiwa yang sebelumnya sudah direncanakan, walaupun sebelumnya Mahkamah Agung India sudah melarang perusakan masjid itu.

Lebih dari 2.000 orang tewas dalam kerusuhan berikutnya di banyak kota besar di India, termasuk Mumbai dan Delhi. Masjid Babri dulunya adalah salah satu masjid terbesar di Uttar Pradesh, sebuah negara bagian India yang memiliki populasi Muslim 31 juta orang

Pada 29 Juli lalu, Badan Wakaf Sunni mengumumkan pembentukan sembilan anggota yayasan Indo-Islamic Cultural Foundation untuk membangun kompleks masjid Ayodya kembali.

Sumber : Republika | Wikipedia

2 thoughts on “Arsitek Kena Covid, Peluncuran Cetak Biru Masjid Ayodhya Ditunda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *