32 Pasien Covid-19 Sembuh di Padang, Total Sembuh Jadi 9.239 Orang

32 Pasien Covid-19 Sembuh di Padang
Plt. Wali Kota Padang, Hendri Septa

SUMBAR24.COM — 32 pasien Covid-19 sembuh di Kota Padang. Info tersebut dirilis oleh Dinas Kesehatan kota setempat, Senin (23/11/20) petang.

Ke-32 kasus sembuh baru tersebut tersebar di 10 kecamatan di antaranya 2 kasus Padang Timur, (2) Padang Utara, (6) Koto Tangah, (5) Kuranji, (4) Lubuk Begalung, (3) Nanggalo, (2) Lubuk Kilangan, (2) Pauh, (5) Padang Selatan, (1) Bungus.

Plt. Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan, terdapatnya penambahan 32 pasien Covid-19 sembuh baru tersebut, menambah angka total kasus sembuh menjadi 9.239.

Baca juga : Meski Kasus Positif Menurun di Padang, Masyarakat Tetap Waspada

“Atau sekitar 89,4 persen dari kasus terkonfirmasi positif sebanyak 10.336 orang,” ujar Hendri Septa.

Sementara untuk kelurahan bebas Covid-19, yakni Air Manis, Bukit Gado-Gado, Lambung Bukit, Batang Arau, Kapalo Koto, Purus, Rimbo Kalung, Baringin, Cengkeh, Kalumbuk, dan Koto Pulai.

“Kota Padang berada pada zona oranye. Jika tren perkembangan kasus sembuh terus meningkat, kita optimis Padang bisa masuk zona kuning bahkan sampai zona hijau,” ungkap Hendri Septa.

Baca juga : Persentase Kesembuhan Pasien Covid-19 di Padang Hampir 90 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Ditambahkan, untuk informasi kasus Covid-19 di Kota Padang dan penyebaran kasus di setiap kelurahan dan kecamatan dapat diakses melalui padang.go.id dan corona.padang.go.id.

Persentase Angka Kesembuhan Kota Padang Hampir 90%

Persentase kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Padang ini lebih tinggi dari rata-rata kasus sembuh nasional yang hanya sebesar 84,0 persen.

Wako Hendri Septa juga mengungkapkan, bahwa capaian angka kesembuhan pasien Covid-19 tidak lepas dari dukungan berbagai pihak diantaranya, unsur Forkopimda Kota Padang, rumah sakit rujukan, Puskesmas, Camat, Lurah, RT/RW, relawan dan partisipasi aktif masyarakat.

“Kita juga terus melakukan sosialisasi kepada pihak kecamatan dan kelurahan agar terus meningkatkan pengawasan terhadap protokol kesehatan dilapangan. kita juga instens berkomunikasi dengan Dinas Kesehatan untuk melihat trend perkembangan Covid-19 setiap harinya, sehingga perkembangan dari virus Corona dapat selalu kita pantau,” ungkap Hendri Septa.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *