Rahasia Hemat Makan Ketika Naik Bus AKAP Sumatera

  • Bagikan
Rahasia Hemat Makan Ketika Naik Bus AKAP Sumatera
Illustrasi Bus AKAP Sumatera

SUMBAR24.COM — Moda transportasi darat terutama Bus AKAP Sumatera kembali dilirik masyarakat.

Hal ini disebabkan karena mahalnya harga tiket pesawat ditambah penumpang harus menambahkan biaya Rapid test menyebabkan  kenaikan penumpang mulai beralih ke bus membuat angka penumpang bus terus melonjak.

Namun ada beberapa persoalan pula bila ingin menaiki Bus AKAP Sumatera, yakni biaya makan. Tak dapat dipungkiri perjalanan menggunakan bus memakan banyak waktu, biasanya lebih dari satu hari.

BACA JUGA : Diego Maradona Sang Legenda “Tangan Dewa” Telah Berpulang

Tentu membuat penumpang harus mengeluarkan lebih banyak biaya untuk makanan.

Berbeda dengan Bus- bus AKAP di Pulau Jawa yang memberikan servis makan gratis. Bus antar kota antar provinsi ( AKAP) dengan trayek menuju atau di Sumatera jarang yang memberikan servis makan gratis.

Biasanya Bus AKAP Sumatera akan singgah di rumah makan untuk beristirahat, baik penumpang ataupun pengemudinya. Para penumpang pastinya tidak hanya istirahat namun juga akan makan bila bus berhenti di rumah makan.

Rumah makan di Sumatera yang disinggahi memiliki tarif yang relatif lebih mahal ketimbang di Pulau Jawa. Selain itu, karena jarak tempuh yang panjang membuat bus lebih sering berhenti selama perjalanan, bisa sampai lima kali atau lebih.

Lalu bagaimana trik agar bisa lebih hemat untuk makan saat naik bus AKAP Sumatera?

Melansir dari Kompas.com Anggota Forum Bismania Indonesia, Asrul Arifin Siregar akan memberikan berbagai trik agar bisa menghemat ongkos makan saat dalam perjalanan.

“Pastinya bawa bekal, bawa roti paling mudah. Atau kalau mau repot bisa bawa lauk yang awet, jadi tinggal beli nasinya,” ucap Asrul kepada Kompas.com, Rabu (25/11/2020).

Misalnya Perjalanan bus AKAP Sumatera dari Jakarta – Medan yang akan singgah minimal lima sampai enam kali di rumah makan. Asrul mengatakan, sekali makan dengan lauk telur, minimal mengeluarkan Rp 20.000.

 “Itu hanya pakai telur ya lauknya. Bagaimana kalau pakai ayam atau rendang,” kata Asrul.

BACA JUGA : Lagi, 103 Orang Sembuh dari Covid-19 di Padang Capai 90,1 Persen

Trik lainnya, yang dibagikannya adalah bila berhenti di rumah makan, jangan makan di dalam rumah makannya, tetapi coba berkeliling di sekitar tempat istirahat untuk mencari pilihan makanan lain selain di rumah.

Biasanya di sekitar rumah makan ada beberapa pilihan makanan, bisa jadi semacam bakso atau yang sejenisnya.

  • Bagikan

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *