Bumil Wajib Baca! 12 Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari Saat Hamil

  • Bagikan
Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari Saat Hamil

SUMBAR24.COM — Setiap wanita mengharapkan nutrisi terbaik untuk dirinya dan bayinya. Itulah mengapa ketika si ibu saat hamil disarankan mengonsumsi lebih banyak buah dan sayuran dalam diet hariannya, serta makan sereal juga roti.

Wanita juga perlu menghindari sejumlah makanan saat hamil. Berikut adalah 10 jenis makanan yang tidak disarankan dikonsumsi saat mengandung, dilansir dari Womanitely, Rabu(02/12/2020).

  1. Kafein 

Kafein ditemukan dalam jumlah yang bervariasi dalam teh, kopi, coklat, dan minuman soda. Ketika dikonsumsi selama kehamilan, kafein cenderung bertahan lebih lama di dalam tubuh karena aktivitas enzim hati yang menurun. 

Peningkatan serotonin, adrenalin, dan dopamin yang diinduksi kafein mengganggu aliran darah dalam plasenta dan juga menghambat dukungan nutrisi transplasenta ke janin.

Baca juga : Terkenal Lezat! 5 Makanan Ini Wajib Kamu Coba Sekali Seumur Hidup

  1. Alkohol 

Paparan alkohol memiliki efek buruk pada perkembangan otak janin. Efek buruk alkohol bertahan selama kehamilan. 
Ketika janin dalam kandungan terpapar alkohol, janin dapat mengembangkan berbagai kelainan, yang secara kolektif dikenal sebagai Gangguan Spektrum Alkohol Janin. 
Umumnya, wanita hamil di seluruh dunia disarankan untuk menjauhi alkohol selama kehamilan mereka. 

  1. Makanan cepat saji olahan 

Nutrisi baik sebelum dan selama kehamilan dapat memiliki efek jangka panjang pada hasil kesehatan ibu dan bayi baru lahir. Konsumsi banyak buah, biji-bijian, daging tanpa lemak, dan sayuran biasanya dianjurkan selama kehamilan. 

Bukti telah muncul menetapkan fakta bahwa konsumsi makanan tinggi gula, lemak jenuh dan natrium saat hamil bisa sangat berbahaya bagi wanita hamil serta bayi mereka yang belum lahir. 

Banyak dari makanan yang tinggi gula, lemak, dan natrium dapat dikategorikan sebagai Makanan Olahan Ultra (UPF). 
Dengan UPF berarti zat makanan yang dirancang untuk menciptakan “produk makanan siap saji atau siap saji yang tahan lama, mudah diakses, enak”. 

Sering dikonsumsi sebagai makanan ringan sebagai pengganti hidangan yang disiapkan di rumah, seperti produk makanan olahan sementara rendah dalam biji-bijian, vitamin dan serat termasuk pengawet, rasa buatan dan warna sintetis. Ini bisa sangat berbahaya bagi wanita selama kehamilan. Pilihan nutrisi ibu selama kehamilan akan menentukan hasil untuk ibu dan anaknya. 

  1. Telur mentah
    Ibu hamil yang sering mengonsumsi telur mentah menempatkannya pada risiko toksoplasma dan salmonella. Ketika janin terinfeksi ini, masalah kesehatan serius bisa terjadi di kemudian hari. Itulah mengapa sebagian besar wanita di Amerika diet kuning telur di pagi hari dan menghindari makan telur mentah.
  2. Tuna kalengan
    Tuna, sushi dan sejenisnya perlu dihindari saat ini. Tuna, terlebih tuna dalam kaleng adalah ikan yang berpotensi terpapar merkuri tinggi. Lima jenis ikan yang perlu dihindari adalah hiu, ikan todak, king mackerel, tilefish, dan tuna.
    Konsumsi merkuri saat hamil berpotensi meracuni ASI. Ibu hamil sebaiknya makan ikan salmon, udang, ikan, dan pollock yang masih segar dari laut. Jika tidak, mereka juga bisa berisiko listeriosis atau kekebalan tubuh menurun.

Baca juga : Rahasia Hemat Makan Ketika Naik Bus AKAP Sumatera

  1. Keju yang tidak dipasteurisasi

Semua orang suka keju, namun ada bahaya tersembunyi mengonsumsi keju mentah yang tidak dipasteurisasi. Ini sering dikaitkan dengan listeria yang menyebabkan listeriosis.
Listeria bisa menyebabkan gejala seperti flu pada orang biasa. Namun, pada ibu hamil, listeria bisa menyebabkan keguguran, persalinan prematur, dan penyakit parah lainnya.
Kabar baiknya adalah keju Mozarella aman untuk dikonsumsi ibu hamil. Keju yang sebaiknya dihindari adalah Feta, Asiago, Brie, Cheddar, Gouda, Gorgonzola, Halloumi, Pecorino, dan Provolone.

  1. Kecambah mentah
    Anda suka kacang hijau, alfalfa, daun semanggi, lobak, brokoli untuk salad? Bagi orang sehat, sayuran dan kecambang ini tidak masalah dimakan mentah. Bagi ibu hamil, bakteri bisa masuk ke kecambah dan sayuran di atas. Anda bisa makan bakteri berbahaya sebelum bayi lahir. Pastikan selalu mencuci kecambah dan sayuran sebelum dimasak.
  2. Minuman berenergi
    Minuman dan suplemen energi yang dijual bebas di luar sana memang aman untuk orang dewasa, namun tidak direkomendasikan untuk ibu hamil. Wanita hamil juga perlu menghindari guarana, ginseng, ekstrak teh hijau, dan yerba mate.
  3. Gorengan
    Gorengan mungkin perlu dikurangi ibu hamil sebab mengandung banyak lemak trans. Lemak trans meningkatkan kolesterol jahat dan memperburuk kesehatan. Kolesterol tinggi juga menyebabkan endometriosis dan infertilitas.
  4. Pepaya mentah
    Makan pepaya mentah atau pepaya muda populer di beberapa restoran Thailand dan Asia. Pepaya matang aman dikonsumsi ibu hamil, namun pepaya mentah memiliki zat lateks yang bisa memicu kontraksi rahim.
  5. Tepung powder (Powdered pancake mix)
    Tepung pancake instan mengandung minyak terhidrogenasi parsial. Ini menjadi sumber lemak trans yang mengganggu pencernaan ibu hamil. Ibu sebaiknya membuat sendiri pancakenya dengan bahan alami. Ini berlaku juga untuk wafel.
  6. Makanan asin
    Ibu hamil sangat terobsesi dengan garam. Sebaiknya mereka perlu mengurangi natrium karena bisa menyebabkan pembengkakan. Terlalu banyak natrium pada roti, kerupuk, daging, keju, dan mie bisa berisiko kesehatan.

Memilih makanan organik, alami, dan buatan sendiri selama kehamilan lebih baik. Itu adalah kunci ibu membentengi janinnya dari paparan racun dan zat berbahaya yang berasal dari makanan(CAN).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *