1 Lagi Warga Tanah Datar Meninggal Akibat Covid-19

1 Lagi Warga Tanah Datar Meninggal Akibat Covid-19

SUMBAR24.COM — Satu lagi warga Tanah Datar meninggal akibat covid-19 dna 7 warga lainnya terkonfirmasi diserang virus tersebut.

Hal tersebut diinformasikan oleh Kabid P2P Dinkes Roza Mardiah menyampaikan hal tersebut saat dihubungi melalui saluran telepon.

“Kondisi hari ini, penambahan konfirmasi positif 7 orang dan satu orang meninggal dunia. Innalillaahi wa innaailahi raajiuun, dengan penambahan ini akumulasi meninggal dunia 22 orang. Kita sampaikan duka cita yang mendalam, semoga amal kebajikan saat masih hidup diterima Allah,” ucap Roza, Rabu (02/11/20) kemarin.

Penyebaran Covid-19 masih tetap ada dan berfluktuasi setiap harinya. Berdasarkan laporan Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand Padang pada hari yang sama, masih ada penambahan.

Dikatakan Kabid P2P Dinkes Roza Mardiah, ketujuh warga tersebut berasal dari sejumlah kecamatan, di antaranya : Perempuan (43), pekerjaan ASN, alamat Jorong Kuburajo Nagari Limo Kaum Kec. Lima Kaum, Perempuan ( 60), ibu rumah tangga, alamat Jorong Kuburajo Nagari Limo Kaum Kec. Lima Kaum, Perempuan (33), swasta, alamat Jorong Simpurut Nagari Simpurut Kec. Sungai Tarab, perempuan (39), swasta, alamat Nagari Kumango Kec. Sungai Tarab.

Baca juga : Dukung Program Studi Di Luar Kampus Utama, Tanah Datar Segera Miliki Akademi Komunitas Negeri

Kemudian masih berjenis kelamin perempuan, umur 90 tahun, tidak bekerja, alamat Jorong Koto Piliang Nagari Sumanik Kec. Salimpaung, perempuan (61), pensiunan, alamat Jorong Koto Piliang Nagari Sumanik Kec. Salimpaung, dan terakhir perempuan (43), ibu rumah tangga, alamat Jorong Rumah XX Nagari Labuah Kec. Lima Kaum.

Sedangkan warga yang meninggal yakni, jenis kelamin perempuan, umur 48 tahun, pekerjaan dosen, alamat Jorong Tanjuang Tangah Nagari Tanjung Bonai Kec. Lintau Buo Utara.

Baca juga : Pengaman Tebing Puncak Pato Berteknologi Konstruksi Baru

Untuk data rekapan sampai hari ini, akumulasi kasus konfirmasi sebanyak 656 orang yang terdiri dari 1 orang dirawat di RSU Bunda BMC Padang, 3 orang dirawat di RSUD Pariaman, 4 orang dirawat di RSUP M Djamil Padang.

9 orang dirawat di RSAM Bukittinggi, 4 orang dirawat di RS Ibnu Sina Padang Panjang, 13 orang dirawat di RSUD Padang Panjang, 8 orang dirawat di RSUD Hanafiah Batusangkar, 3 orang dirawat di RS Unand Padang.

5 orang karantina di PPSDM Baso, dan 197 orang isolasi mandiri, 387 sudah sembuh hasil dengan hasil negatif, meninggal dunia 22 orang. Sementara Suspek 19 orang, Probable 2 orang dan pelaku perjalanan 24 orang.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *