Ubah Kumuh Jadi Bersih, Bandar Purus V Tacelak, Berkat Konservasi Kawasan Sungai Oleh BRI Padang

Bandar Purus V Tacelak, Berkat Konservasi Kawasan Sungai Oleh BRI Padang

SUMBAR24.COM — Konservasi kawasan sungai Bandar Purus V, Kelurahan Purus, Kecamatan Padang Barat berhasil terlaksana. Berkat program sosial bersih-bersih sungai ala BRI Wilayah Padang kawasan itu kini tacelak.

Plt Wali Kota Padang Hendri Septa, Jumat (04/12/20), hadir sekaligus meresmikan kawasan yang kini menarik itu, bahkan juga diresmikan program sampah menjadi duit.

Hendri Septa mengapresiasi kegiatan tersebut, khususnya kepada BRI Wilayah Padang yang telah memberikan bentuk kepedulian sosialnya bagi warga Kota Padang khususnya di kawasan Bandar Purus V.

Baca juga : Gelar Bincang Kreatif, Pemko Padang Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Di Tengah Pandemi

“Untuk itu, kepada semua pihak khususnya warga setempat, mari kita senantiasa menjaga beberapa bantuan yang telah kita terima dari BRI Wilayah Padang ini,” harap Plt Wako Hendri.

Hendri melanjutkan, ia pun berharap bantuan yang diberikan kali ini dapat memberikan banyak manfaat khususnya bagi warga setempat ke depan.

“Kita sama-sama menyaksikan bagaimana dari sebelum hingga sesudah dilakukannya konservasi kawasan di Sungai Bandar Purus V ini. Alhamdulillah sekarang jauh lebih baik, bersih dan menarik. Semoga saja hal ini mampu memberikan banyak manfaat bagi warga setempat terutama dalam peningkatan ekonomi,” sebut Hendri.

Sementara itu Pimpinan Wilayah BRI Padang Wahyu Hidayat menyebutkan, Bank BRI melakukan kegiatan CsR sebagai tanggung jawab sosial pada masyarakat.

Bahkan selaras dengan kepedulian Bank BRI terhadap lingkungan hidup atau dikenal dengan Konsep BRI Pro Planet.

Bank BRI melakukan konservasi kawasan sungai serentak di 19 Kantor Wilayah di seluruh Indonesia dengan jangka waktu pelaksanaan program satu tahun.

“Khusus Kanwil BRI Padang kami melakukan konservasi sungai di kawasan sungai Banda Purus V yang berada di pusat Kota Padang. Kawasan padat penduduk dengan permasalahan utama yaitu pendangkalan sungai akibat sedimentasi yang tinggi, banyaknya sampah, warna air yang hitam dan berbau,” kata Wahyu.

Wahyu mengatakan, ada dua skema kegiatan konservasi kawasan sungai yang pertama bersih-bersih sungai dan yang kedua sampah jadi duit.

Untuk skema pertama diawali dengan kegiatan normalisasi sungai atau pembersihan, perbaikan dinding sungai dan pengerukan sungai secara berkala serta pembangunan fasilitas taman bermain.

“Jadi kawasan sungai yang bersih dan dilengkapi taman bermain ini bisa jadi sebuah destinasi bagi masyarakat disana untuk bisa berwisata sehingga dari sebelumnya menjadi lokasi yang dihindari orang untuk berjalan sekarang sebaliknya dan bisa berswa foto,” ungkapnya.

Kemudian lanjutnya, taman bermain ini juga akan dilengkapi dengan sarana kesehatan berupa tempat pejalan kaki yang bisa refleksi kaki jadi orang tua di sekitar sana bisa memanfaatkan sehingga ini jadi sisi tambahan yang akan bermanfaat bagi warga sekitar.

Selanjutnya untuk skema kedua yaitu sampah jadi duit, masyarakat diedukasi untuk menjaga lingkungan serta Bank BRI juga memberikan bantuan mesin pengolah sampah plastik yang diikuti dengan pelatihan untuk mengolah sampah rumah tangga sehingga memiliki nilai ekonomis.

Baca juga : 218 Peserta se-Sumbar, Ikuti Kejuaraan Karate-do Kota Padang 2020

“Kami memberikan mesin pencacah plastik dan sudah kita sosialisasikan juga pada masyarakat dengan mengajak pihak dan Bank Sampah yang sudah berpengalaman,” jelas Wahyu lagi.

Dengan adanya program konservasi sungai ini, ia berharap terciptanya kawasan yang bersih, indah dan sehat sekaligus meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat sekitar aliran sungai.

Dalam kesempatan itu juga hadir sejumlah Kepala OPD terkait di lingkup Pemko Padang, Kepala BWS V Dian Karmila, Camat Padang Barat serta lurah dan tokoh masyarakat kelurahan setempat.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *