Dulunya Bar Preston Kini Jadi Islamic Center

Islamic Center Preston

SUMBAR24.COMBar Preston, awalnya adalah sebuah pub dimana banyak orang berkunjung untuk minum alkohol. Namun saat ini, tempat tersebut telah dibeli oleh sebuah Badan amal Al-Qalam Tarbiyah di Kota Preston, Inggris.

Dilansir dari Ihram.co.id, Rabu (09/12/20), kini lokasi tersebut telah menjadi Islamic Center Preston dan memberikan sejumlah pelatihan keagamaan.

Misalnya saja anak-anak muda, khususnya tunanetra difailitasi untuk belajar Alquran. Badan amal Al-Qalam Tarbiyah akan menggunakan Bar Preston Acregate Hotel, di New Hall Lane sebagai pusat belajar yang dinamai ‘Able To Learn Center’.

“Dalam keyakinan Muslim, setiap anak belajar membaca Alquran dalam bahasa Arab pada umumnya di kelas yang diadakan setiap sore hari antara jam 5 sore dan 7 malam,” kata sebuah laporan yang dikutip oleh Lancashire Post pada Rabu (09/12/20).

Badan amal Al-Qalam Tarbiyah sangat jarang menemukan seorang anak Muslim berbadan sehat yang tidak menghadiri kelas bahasa Arab sejak usia lima tahun hingga awal masa dewasa. Islam memang membebaskan orang yang sakit dan cacat dari menjalankan beberapa aspek agama yang tidak dapat mereka lakukan karena kecacatan mereka.

Baca juga : Pimpinan Pusat Muhammadiyah Minta Polri Terbuka Soal Kasus FPI

“Tapi menerima posisi ini akan membuat seseorang tidak dapat menjalankan keyakinan mereka sepenuhnya karena disabilitas,”.

Ide untuk mendirikan pusat Pembelajaran Alquran berasal dari keprihatinan seorang ayah tentang kurangnya fasilitas Muslim di Preston dimana putranya yang buta dapat belajar Alquran. Untuk mempraktikkan ide tersebut, seorang sarjana Muslim setempat berkonsultasi dengan seorang teman yang mengelola sekolah tunanetra di Afrika tentang cara memberikan pelajaran Al-Qur’an di Preston menggunakan huruf braille.

Badan amal A-Qalam Tarbiyah rencananya membuka Islamic Center  pada siang hari (10 pagi – 4 sore) hanya untuk dua siswa dan satu guru dan juga menjalankan kelas malam antara pukul 16.15 dan 19.15 untuk maksimal 15 siswa dan dua guru.

“Menghafal Alquran adalah salah satu cara terpenting untuk menjaga pesan Allah. Yang lain dengan menerbitkan dan mendistribusikan buku, atau teks di Internet dan melafalkan bagian-bagian yang diketahui orang lain,”.

Baca juga : Kerajaan Arab Saudi Gelontorkan Donasi 1 Juta Dollar Untuk Pengungsi Dunia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *