Di Payakumbuh, Bantuan Stimulan Rumah Tidak Layak Huni Berjalan Baik

Rumah Tidak Layak Huni
Dok. Humas Kota Payakumbuh

SUMBAR24.COM — Wakil Wali Kota Payakumbuh bersama Kementerian PUPR meninjau pelaksanaan kegiatan stimulan batuan Rumah Tidak Layak Huni tahun 2019 dan 2020 yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan APBN di Kecamatan Payakumbuh Utara dan Payakumbuh Timur, Selasa (02/03/21).

“Sejauh ini untuk bantuan stimulan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Payakumbuh berjalan sangat baik, sehingga Payakumbuh menjadi salah satu contoh nasional dalam program bantuan stimulan rumah swadaya tersebut,” kata Oktavia Asril Sub Koordinator Evaluasi Penyelenggaraan Perumahan Dirjen Perumahan Kementrian PUPR.

Kedepan, Oktavia menyebut Kementerian PUPR akan terus meningkatkan kualitas untuk program tersebut. Selain memperhatikan struktur bangunan dan ketahanan, Payakumbuh diharapkan juga memperhatikan sanitasi dan ketersediaan air minumnya.

Baca juga : Guru Tahfiz Percontohan Sekolah Negeri Bakal Terima Insentif di Payakumbuh

“Kita berharap Pemko Payakumbuh juga bisa mensingkronkan program ini dengan program-program lainnya di daerah agar rumah tersebut benar-benar layak untuk ditempati,” ujar Oktavia.

Selain masyarakat berpenghasilan rendah, Oktavia menjelaskan syarat utama untuk mendapatkan bantuan stimulan tersebut adalah terpenuhinya persyaratan yang telah ditentukan oleh pemerintah.

“Sepanjang masyarakat memenuhi kriteria tersebut, insyaallah akan masuk pendataan di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) setempat,” jelas Oktavia.

Senada dengan itu, setelah melakukan monitoring dan melihat sendiri hasil pembangunan dari bantuan stimulan rumah swadaya tersebut Wakil Wali Kota Erwin Yunaz mengatakan Pemko Payakumbuh akan terus menganggarkan untuk stimulan ini baik itu dari APBD maupun APBN.

“Kita akan berusaha sebanyak mungkin mengalokasikan anggaran untuk bantuan stimulan ini, karena secara tidak langsung ini akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Payakumbuh,” ucap Erwin Yunaz.

Wawako mengharapkan “Kedepannya semua rumah di Payakumbuh sudah layak untuk dihuni dan masyarakat kita akan merasa nyaman untuk tinggal dirumahnys,” harap Wawako Erwin.

Sementara itu Kepala Dinas Perkim Marta Minanda didampingi Kabid Perumahan Tegrasia Nita mengatakan untuk terus meningkatkan kualitas penerima bantuan stimulan RTLH, tahun 2021 ini pemetintah menaikkan jumlah bantuan menjadi 20 juta rupiah.

“Sejak empat tahun belakangan ini kita telah merehab 49 persen RTLH dari 2.660 rumah, dengan bertambahnya jumalah bantuan kita harapkan kualitasnya akan semakin baik, dan masyarakat akan mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak.

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *