Berharap Lebih Kongkrit, Wako Fadly Amran Dukung Pengembangan Kawasan BUKAPALIPATAR

Wako Fadly Amran Dukung Pengembangan Kawasan BUKAPALIPATAR
Dok. Kominfo Kota Padang Panjang

SUMBAR24.COM — Walikota Fadly Amran mendukung pengembangan wilayah Bukittinggi, Agam, Payakumbuh, Limapuluh Kota, Padang Panjang, Tanah Datar atau yang lebih dikenal dengan Kawasan BUKAPALIPATAR.

Dilansir dari laman, Kominfo Padang Panjang, Selasa (16/03/21), Wako Fadly menyampaikan, Kawasan BUKAPALIPATAR diharapkan lebih konkret lagi, sehingga bisa mensupport perekonomian, serta kedekatan sosial budaya dari daerah terintegrasi itu.

“Kita menawarkan pembangunan TPA regional, pusat kuliner di beberapa titik terbaru yang bisa mendukung UMKM di beberapa kabupaten dan kota pada BUKAPALIPATAR,” kata Fadly, usai menghadiri Rakor Rencana Kerjasama Pengembangan Kawasan BUKAPALIPATAR, Senin (15/03/21), di Auditorium Gubernuran, Padang.

Baca Juga : Tanpa Izin Masuk Rumah Warga, Beruk dan Seekor Ular King Koros Diamankan Petugas Damkar Kota Payakumbuh

Pada rakor yang dipimpin Gubernur diwakili Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Benny Warlis, M.Si ini, Wako Fadly memaparkan pentingnya memiliki TPA berstandar internasional.

“Narwasita kita nomor satu terbaik di Indonesia. TPA kalau bisa jangan yang biasa-biasa saja, seperti TPA yang ada di Jepang sehingga bisa mengatasi masalah sampah. Yaitu dari recycling, composting,” ungkap Wako Fadly.

Fadly menyebut, Padang Panjang siap mendorong sehingga TPA regional berstandar Internasional ada di Sumatera Barat. Di samping itu, potensi wilayah BUKAPALIPATAR hendaknya memberi perhatian terhadap budaya dan kearifan lokal yang dimiliki.

Baca Juga : Hajjah Rangkayo Rasuna Said, ‘Srikandi Indonesia’ yang Hidup di Tiga Zaman

“Kawasan Minang Village di Padang Panjang bisa lebih maju lagi dengan konsep digital 2.0. Konsep tersebut bisa dipakai untuk daerah lain seperti. Boleh di mana saja. Kalau tidak ada, bisa di Kota Padang Panjang,” ujar Fadly.

Fadly mengatakan, akan mengagas pasar kuliner dengan menu lengkap. “Insyaa Allah juga dibangun di Rest Area,” tuturnya.

Rakor tersebut turut dihadiri sejumlah kepala daerah dan pejabat terkait di masing-masing kabupaten dan kota.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *