Setahun Vakum, Ajang Car Free Day Kembali Hadir Di Kota Bukittinggi

  • Bagikan
Car Free Day
Dok. Humas Pemko Bukittinggi

SUMBAR24.COM — Berolahraga merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan imunitas tubuh. Untuk itu, Pemerintah Kota Bukuttinggi kembali mengadakan ajang berolahraga di tempat terbuka yaitu Car Free Day.

Dilansir dari laman Humas Pemko Bukittinggi, Sabtu (20/03/21), Pemko Bukittinggi merencanakan kegiatan tersebut pada Ahad, 21 Maret 2021 besok.

Sebagaimana yang diungkapkan oleh Plt. Asisten 2 Setdako Bukittinggi Melvi Abra, Jumat (19/03/21) kemarin, mengatakan sejak pandemi Covid 19 kegiatan ini sudah satu tahun terhenti.

“Hari Ahad (21/03/21) nanti akan dilaksanakan untuk pertama kalinya lagi kegiatan Car Free Day sebagai ujicoba, dan tidak tertutup kemungkinan akan terus berlanjut,” kata Melvi Abra.

Baca Juga : Dipaksa Mundur di Ajang All England 2021, Ratusan Juta Lepas Dari Tim Indonesia, Ini Angkanya

Menurut Melvi Abra, olahraga adalah salah satu upaya dalam meningkatkan daya imun tubuh kita. Salah satunya lewat ajang olahraga ditempat terbuka Car Free Day.

Melvi Abra menegaskan selama kegiatan berlangsung maka arus lalu lintas akan ditutup, sejak pukul 06.00 Wib hingga pukul 09.00 Wib. Sesuai regulasi yang berlaku, kegiatan ini akan menerapkan aturan protokol kesehatan yang ketat, mengingat akan mengumpulkan orang banyak.

Car Free Day di Kota Bukittinggi – Dok. Humas Kota Bukittinggi

“Masyarakat yang datang diharuskan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Dibeberapa titik akan ada petugas pengukur suhu, mengawasi proses pencucian tangan dan penyediaan masker cadangan. Namun tetap diwajibkan masyarakat telah memakai masker dari rumah,” terang Melvi lagi

Kegiatan ini akan berlangsung di sekeliling Lapangan Wirabraja, mulai dari depan Kantor Badan Keuangan hingga ke Simpang Yarsi dan berakhir di Simpang Kangkuang,”sebut Melvi.

Baca Juga : 136 Mustahiq di Kota Padang Panjang Terima Rp 287 Juta Lebih Dana Zakat

Jenis kegiatan yang akan dilaksanakan antara lain, Senam, Taekwando, Silat, Seni Lukis, Kelompok Olahraga Difabel, Bola Basket, Bola Voli, Futsal, Sepatu Roda dan Skateboard.

Selama penyelenggaraannya, kegiatan ini tidak hanya olahraga, tapi juga akan ada sosialisai dan edukasi kepada masyarakat terkait Covid 19 dan vaksinasi covid 19.

Menurut Melvi, setelah kegiatan Car Free Day pertama ini, maka akan dievaluasi kembali apakah ajang ini layak untuk diteruskan atau tidak.

  • Bagikan

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *