Menjelang Sahur Pertama, Seorang Kakek Terbakar Bersama Rumahnya di Kecamatan Kamang Magek

oleh -270 views
Kecamatan Kamang Magek

SUMBAR24.COM — Malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih, nasib naas menimpa salah seorang warga Kecamatan Kamang Magek menjelang Ramadhan 1442 Hijriyah ini. Dilansir dari AMCNews, Selasa (13/04/21) petang, sebuah rumah warga di Kecamatan tersebut terbakar menjelang tengah malam.

Kebakaran tersebut menghanguskan satu unit rumah kayu di Kapecong Jorong Hilalang, Nagari Kamang Mudiak, Kecamatan Kamang Magek, Senin (12/04/21) sekitar pukul 23.30 WIB tengah jelang tengah malam.

Naasnya, kejadian itu diketahui warga saat api sudah besar, karena lokasi kejadian berjarak agak jauh dari rumah warga lainnya. Penghuni rumah Nazir (80) meninggal karena ikut terbakar bersama puing-puing rumahnya.

Baca Juga : Bocah Balita 1,5 Tahun Hilang Saat Petang, Ditemukan Selamat Dini Hari

Hal ini dibenarkan Camat Kamang Magek, Rio Eka Putra, Selasa (13/04/21) pagi. Dikatakannya, korban tinggal di rumah itu sendiri yang tidak memiliki anak atau istri.

“Informasi yang kita terima, rumah itu tidak ada aliran listrik, hanya menggunakan lampu teplok sebagai penerang,” ujarnya.

Dengan begitu, kuat dugaan kebaran disebabkan oleh lampu teplok atau api tungku, sehingga api dengan cepat membakar rumah milik Nazir yang biasa dipanggil muncak talua itu.

Rio menjelaskan, saat mengetahui api sudah besar, warga berupaya berikan pertolongan pemadaman dengan alat seadanya, karena ini rumah kayu maka api dengan cepat membakar bangunan.

“Kondisi itu membuat warga kewalahan memadamkan api, sehingga Nazir ikut terbakar bersama rumahnya,” sebut camat.

Disamping itu, kejadian juga dilaporkan kepada pemadam kebakaran, dengan mengerahkan tiga unit armada, tiga unit dari Agam dan satu unit Bukittinggi. Setelah api padam, korban langsung dievakuasi, namun sesuai permintaan pihak keluarga, malam itu juga korban langsung dimakamkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *