Bubur Kampiun, Kolaborasi Sejumlah Bubur Nan Manis, Jadi Teman Saat Berbuka

Bubur Kampiun, Kolaborasi Sejumlah Bubur Nan Manis
Dok. Kominfo Padang Panjang

SUMBAR24.COM — Salah satu menu saat berbuka yang kerap menjadi pilihan masyarakat di Ranah Minang ialah bubur kampiun. Penganan ini perpaduan beragam bubur manis menjadi satu, sehingga menghasikan cita rasa yang legit.

Terdiri dari kolaborasi bubur sumsum, bubur ketan hitam, kolak pisang/ubi, bubur kacang hijau, bubur candil, dan ketan putih kukus menjadi bubur kampiun begitu luar biasa nikmatnya.

Dilansir dari laman Kominfo Padang Panjang, Sabtu (24/04/21) petang, di saat Ramadhan seperti ini, bila ingin mencoba menunya, silakan saja mampir di sejumlah pasar pabukoan di Padang Panjang. Salah satunya di Pasar Pabukoan Simpang Gunung, Kelurahan Ekor Lubuk, Kecamatan Padang Panjang Timur.

Baca Juga : Tim Was Gakda Padang Panjang, Grebek Warung Kelambu Di Siang Bolong

Susan (28), salah seorang penjual bubur kampiun di samping Kantor Lurah Ekor Lubuk menyampaikan, sekitar 60-80 bubur kampiun yang dikemas dalam bentuk gelas plastik, laku terjual setiap harinya. Satu gelas bubur kampiun di jual seharga Rp 5.000.

“Kalau bubur kampiun yang kami jual, bedanya tidak ada kolak pisang dan ketan putih kukus. Insyaa Allah rasanya tetap enak,” katanya.

Mengenai asal-usulnya, konon terciptanya bubur kampiun berawal dari ketidaksengajaan. Sekitar tahun 1960-an pasca perang Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI), diadakan Lomba Kreasi Membuat Bubur di daerah Jambuaia, Banuhampu, Agam.

Lomba diikuti semua lapisan masyarakat. Muncul banyak variasi bubur seperti bubur cokelat, keju dan lainnya. Namun seorang nenek bernama Amai Zona datang terlambat ke perlombaan tanpa persiapan.

Baca Juga : Sekelompok Pemuda Grebek Sahur Lakonser di Lubuk Basung

Ia akhirnya memasukkan beberapa jenis bubur yang tidak habis dijualnya saat pagi hari ke dalam beberapa mangkuk. Tak disangka, kreasi bubur buatan Amai Zona menang.

Saat ditanya mengenai nama kreasinya, sang nenek menjawab spontan Bubur Kampiun. Maksudnya adalah “champion” yang berarti juara.

Ditulis oleh Harris Suyata-Kominfo Padang Panjang
Edited : Sutan Alamsyah

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *