Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan, Disperindag Sumbar Gelar Bazar Murah di Kecamatan Ampek Nagari Agam

oleh -25 views
Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan, Disperindag Sumbar Gelar Bazar Murah di Kecamatan Ampek Nagari Agam
Dok. AMCNews.co.id

SUMBAR24.COM — Agar stabilitas harga tetap terjamin dan pasokan pangan tetap terjaga khusunya di bulan Ramadhan ini, Pemerintah Provinsi Sumbar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan menggelar bazar murah di Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam.

Dilansir dari AMCNews, Rabu (28/04/21) pagi, Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumbar, Ridonal, mengatakan tujuan bazar murah tersebut dalam rangka menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan menjelang hari raya.

“Hal yang lumrah jika menjelang hari raya harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan. Untuk itu, kita laksanakan bazar ini, agar menjaga kestabilan harga,” terang Ridonal, Selasa (27/04/21).

Baca Juga : Melanggar Protokol Kesehatan, Dua Resto di Lubuk Basung Didenda

Bazar murah kali ini Disperindag Sumbar bekerjasama dengan sejumlah perusahaan BUMN/BUMD yang sudah berkomitmen untuk menjual harga sembako sesuai dengan harga distributor atau lebih murah dari harga di pasaran.

Bahkan sejumlah perusahaan besar pun yang dirangkul, di antaranya BULOG, PT. Indofood, PT. IC, Toko Tani Indonesia Center dan perusahaan lainnya.

Ridonal menyebutkan, dari satuan masing-masing produk, dijual dengan harga Rp1.000 lebih murah dibanding harga pasaran.

“Misalnya, harga gula pasir di pasaran Rp13.000 sampai Rp14.000/kg, namun harga distributor hanya Rp12.500/kg,” jelasnya.

Lebih jauh Ridonal menjelaskan, bazar murah ini merupakan agenda tahunan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumbar sebagai upaya pengendalian inflasi.

Tahun ini, pihaknya menggelar bazar murah di tiga daerah, yaitu Kota Padang, Agam, dan Padang Pariaman.

Menanggapi pasar murah tersebut, salah seorang ibu rumah tangga, warga Kecamatan Ampek Nagari, Nayan (56), mengaku sangat bersyukur. Katanya, bisa mengirit pengeluaran rumah tangga.

“Harganya lebih murah. Ada selisih sekitar Rp1.000, Alhamdulillah lumayanlah. Kalau ada 10 item yang kita beli, kan udah hemat Rp10.000 uang kita,” ungkap Nayan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *