Jalur Kelok 44 Kembali Normal, Usai Evakuasi Bus Pariwisata Tersangkut di Kelok 10

  • Bagikan
Jalur Kelok 44 Kembali Normal, Usai Evakuasi Bus Pariwisata Tersangkut di Kelok 10
Bus Pariwisata yang telah berhasil dievakuasi. Dok. AMCnews

SUMBAR24.COM — Jalur Kelok 44 kembali normal, setelah sebelumnya sebuah bus pariwisata tersangkut di Kelok 10, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam pada Rabu (09/06/21) kemarin sekitar pukul 14.00 WIB.

Dilansir dari AMCnews, Kamis (10/06/21) siang, bahwa proses evakuasi bus pariwisata berukuran besar tersebut berhasil dilakukan sekitar pukul 05.15 WIB

Wakapolsek Tanjung Raya Iptu Akhiruddin mengatakan, bus pariwisata tersebut saat ini sudah diparkirkan di Simpang Muaro Pisang, Maninjau.

Baca Juga : Tingkatkan Mutu dan Peluang Pasar, Petani Kakao Agam Bakal Dilatih Pemerhati Kakao Sulawesi dan Jepang

“Alhamdulillah, bus pariwisata Gracias ini sudah dievakuasi. Sekarang diparkirkan di Simpang Muaro Pisang Maninjau,” kata Iptu Akhiruddin.

Bus Pariwisata dikemudikan oleh Jon Kinoy warga sekitar kawasan Kelok 44. Dengan nomor polisi D 7644 AS dan bermesin Hino RK8 R260 dengan bodi Jetbus 3 HDD itu nantinya akan dibawa ke kantor Satlantas Polres Agam.

Dikatakan Iptu Akhiruddin, dalam proses evakuasi sempat terjadi kendala, karena komponen rem pada bus tersebut rusak. Dan proses evakuasi juga melibatkan pihak Satlantas Polres Agam, Polsek Tanjung Raya, pemuda, dan masyarakat sekitar.

“Jalur Kelok 44 sempat ditutup sementara pada Rabu kemarin karena posisi bus menutup badan jalan sehingga tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat dan roda enam,” ujar Iptu Akhiruddin.

Jalur Kelok 44 yang menghubungkan Lubukbasung-Bukittinggi, ditambahkan Iptu Akhiruddin, sudah kembali normal.

“Sekarang jalur Kelok 44 sudah normal dan bisa dilalui oleh kendaraan,” ungkap Iptu Akhiruddin.

Ditambahkan lagi oleh Wakapolsek, Akhiruddin, bahwa kendaraan besar seperti truk tronton, bus pariwisata, bus AKAP dan sejenisnya agar tidak melewati jalur Kelok 44 karena medan jalan ekstrim dan sempit. Hanya kendaraan maksimal panjang 9 meter yang bisa melewati jalur ini.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *