Lawan Rentenir, Bupati AWR Akan Bangun BUMD

Badan Usaha Milik Daerah

SUMBAR24.COM — Para rentenir telah menguasai sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Agam. Untuk menyikapinya Pemkab Agam berencana melakukan tindakan cepat mengatasi praktek tersebut.

Dilansir dari AMCNews, Sabtu (21/08/21) Bupati Kabupaten Agam, Andri Warman, merencanakan akan membangun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) bagi pedagang ataupun pelaku usaha.

Hal itu disampaikan Bupati Andri Warman saat membuka workshop peningkatan usaha koperasi sektor pertanian dan perkebunan dari Pemerintah Provinsi Sumbar, di Hotel Sakura Syariah Lubuk Basung, Jumat (20/08/21) lalu.

Baca Juga : Dukung Percantik Kota Padang, Dulux Cat Kawasan Kota Tua dan Jembatan Siti Nurbaya

Bupati menyebutkan, persoalan rentenir sudah menjadi komitmen Pemkab Agam dalam rangka menjaga stabilitas harga bagi para pedagang di pasar ataupun pelaku usaha.

Berdasarkan survey yang ditemui bupati beberapa waktu lalu, ia menemukan bahwa disejumlah pasar banyak ditemukan rentenir yang memainkan harga pedagang.

Seperti pedagang sayur, hasil dagangannya dibawa masyarakat ke pasar nyaris dikuasai rentenir.

“Oleh sebab itu, pemerintah daerah akan membangun BUMD untuk menampung produk yang dibuat masyarakat. Persoalan selama ini, masyarakat kurang paham ke mana dijual. Kalau BUMD ada, otomatis pedagang cuma memikirkan membuat produk, soal pemasaran dan distribusi barang bisa dilakukan BUMD,” jelas Bupati Andri.

Tidak tertutup kemungkinan juga, bupati AWR juga akan membangun outlet atau konter untuk memasarkan usaha melalui jaringan yang telah dibangunnya selama puluhan tahun sebagai pebisnis jasa transportasi.

“Pada suatu saat, pernah saya impikan seperti Palai Rinuak juga bisa saya temukan di Jakarta. Maka, kehadiran outlet yang dibangun nanti Insya Allah jenis makanan rinuak bisa kita temukan di beberapa kota besar. Tentu ini jadi ajang promosi kuliner,”jelas Bupati AWR.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *