Luar Biasa, 94 Persen Lebih Pasien Covid-19 Sembuh di Kabupaten Agam

  • Bagikan
94 Persen Lebih Pasien Covid-19 Sembuh di Kabupaten Agam

SUMBAR24.COM — Keseriusan pemerintah kabupaten Agam dalam menangani kasus positif covid-19 telah menjadi bukti dengan tingginya angka kesembuhan.

Dimana persentase kesembuhan Covid-19 di Kabupaten Agam mencapai 94,40 persen pada Selasa (14/09/21) kemarin dengan total 7.276 orang. Jumlah tersebut bertambah sebanyak 9 orang dibandingkan hari sebelumnya.

Kabar baik itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, dr. Hendri Rusdian. Dikatakan, perkembangan kasus Covid-19 di daerahnya mulai membaik, hal itu disusul dengan makin bertambahnya kasus kesembuhan.

“Hari ini kami mencatat sebanyak 9 pasien yang dirawat dan menjalani isolasi akibat Covid-19 sudah dinyatakan sembuh, sehingga total kesembuhan hari ini menjadi 7.276 orang atau 94,40 persen dari jumlah total kasus sejauh ini,” ujarnya.

Mereka yang dinyatakan sudah terbebas dari virus Corona itu tersebar di empat kecamatan. Kesembuhan terbanyak hari ini di Banuhampu yakni sebanyak 4 orang.

Baca Juga : Bupati Agam Salurkan Bantuan Alsintan Untuk Puluhan Kelompok Tani

Kemudian Ampek Angkek dan Palupuah masing-masing menambah 2 pasien sembuh. Canduang menambah 1 orang.

Kendati penambahan kasus kesembuhan cukup banyak, di hari yang sama juga dilaporkan penambahan kasus terkonfirmasi sebanyak 15 kasus. Total kumalatif kasus terkonfirmasi positif Covid-19 menjadi 7.707 kasus.

Warga Agam yang dinyatakan terpapar virus Corona itu antara lain dari Palupuah 4 kasus, Tilatang Kamang 3 kasus. Ampek Angkek dan Baso masing-masing 2 kasus.

Kemudian Lubuk Basung, Tanjung Raya, IV Koto dan Banuhampu masing-masing menambah 1 kasus baru Covid-19.

“Dengan penambahan kasus baru Covid-19 itu menjadikan kasus aktif hari ini sebanyak 226 kasus,” ungkap dr. Hendri Rusdian.

Ditambahkan, meninggal dunia akibat Covid-19 hari ini nihil kasus. Total kasus kematian hingga kini tercatat sebanyak 205 kasus.

“Sedangkan kasus suspek yang tengah dipantau sebanyak 190 orang, kasus kontak erat sebanyak 188 orang,” ujarnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *