Karya Inovatif, Siswa SMP Raudhatul Jannah Ciptakan Paving Block Dari Limbah Masker

  • Bagikan
Siswa SMP Raudhatul Jannah Ciptakan Paving Block Dari Limbah Masker

SUMBAR24.COM — Berawal dari keprihatinan terhadap pencemaran lingkungan, tiga orang pelajar SMP Raudhatul Jannah Payakumbuh menciptakan Paving Block dari limbah masker.

Dari hasil karya tersebut, berhasil mengantarkan mereka mewakili Sumatra Barat ke tingkat Nasional dalam lomba Kihajar STEM 2021 dengan tema Bumi dan Lingkungan.

Diinformasikan dari Guru Pembimbing mereka, Rina Susanti, pada, Rabu 15 September 2021 lalu, mengatakan, keberhasilan ketiga siswanya yang terdiri dari Ratu Faizah Khairunnisa, Mahadika Luthfi Ramadhan dan Noval Nurul Huda, berawal dari keprihatinan mereka pada limbah masker yang berserakan di sekitar kita.

“Awalnya, sejak pandemi terjadi, penggunaan masker menjadi kebutuhan masyarakat sehari-hari, sehingga begitu masker tersebut selesai dipakai terbaung begitu saja.

Kemudian ketiga siswa tersebut tergerak untuk memanfaatkan limbah masker tersebut untuk dijadikan sesuatu yang bisa digunakan kembali,” terang Rina Susanti.

Ditambahkan Rina lagi, akhirnya mereka mendapat ide bagaimana limbah tersebut untuk dibuat batu Paving Block.

“Ide Awalnya mereka mencoba membuat Paving Blok dengan mencari sejumlah referensi dari berbagai sumber,” kata Rina lagi.

Baca Juga : Luar Biasa, Peraih 2 Emas Paralimpiade Tokyo 2020 Ini, Menerima Bonus 13 Milyar Lebih

Kemudian mereka mengajukan ide tersebut ke pihak sekolah, dan sekolah pun menfasilitasi mereka dengan membeli alat-alat yang diperlukan untuk membuat Paving Block tersebut.

Setelah semua bahan disiapkan di antaranya masker yang tidak terpakai lagi, pasir dan oli bekas. Langkah awalnya limbah masker yang dibersihkan terlebih dahulu dan dipotong-potong serta dimasak hingga mencair.

Cairan masker yang telah menjadi bubur tersebut dicampur dengan oli bekas, selajutnya dicampur dengan pasir, dan akhirnya dimasukkan kecetakan.

Untuk satu batu Paving Block , dijelaskan Rina “Jumlah pasirnya 150 gram dan masker 100 gram”.

Pelajar SMP Raudhatul Jannah dengan hasil karya mereka

Sementara itu, Kepala SMP Islam Raudhatul Jannah, Ersis Warman, saat dikonfirmasi terkait hasil karya anak didiknya tersebut menyampaikan, apresiasinya atas keberhasilan siswanya.

“Alhamdulillah siswa kita berhasil mewakili Sumatra Barat ke Nasioanl pada lomba Kihajar, dengan karya membuat batu Paving Block menggunakan limbah masker,” kata Ersis Warman.

Menurut Ersis, pada umumnya paving block dibuat dengan menggunakan pasir dan semen, ternyata dengan limbah masker bisa dibuat.

“Dengan adanya temuan ini, tentu akan dampak posiyif. Pertama limbah masker yang selama ini terbuang saat ini bisa bermamfaat, kedua tentu bisa meringankan biaya produksi membuat batu Paving Block tersebut,” simpul Ersis.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *