Kelola Zakat Dengan Baik, Baznas Kota Sawahlunto Diganjar Opini WTP Ke-4

  • Bagikan
Baznas Kota Sawahlunto

SUMBAR24.COM — Keberhasilan Baznas Kota Sawahlunto dalam mengelola keuangan dengan baik dan benar sesuai peraturan, akhirnya mendaptakan prediket Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk laporan keuangan yang diperiksa oleh Kantor Akuntan Publik. Opini WTP pada Tahun 2021 ini menjadi yang keempat kalinya.

Ketua Baznas Kota Sawahlunto, Edrizon Effendi, mengatakan organisasi yang dipimpinnya telah menyelesaikan prosedur pemeriksaan keuangan dengan baik. Hasil Opini WTP ini mencerminkan tidak ada masalah dalam pengelolaan keuangan di Baznas Kota Sawahlunto.

“Alhamdulillah, apa yang menjadi pertanggungjawaban kami kepada umat yakni pengelolaan keuangan ini ternyata tidak ada kesalahan. Semoga ke depan kami terus mampu menjaga amanah ini,” ujar Edrizon Effendi.

Baca Juga : Pelatihan Rendo Bangku, Ketua Dekranasda Payakumbuh : Lestarikan Sampai Ke Anak Cucu

Ditambahkan Edrizon, selain diaudit untuk keuangan oleh akuntan, untuk pengelolaan secara syariah pun telah diaudit oleh Kanwil Kemenag Sumbar. Hasil audit dari Kemenag Sumbar tersebut, Baznas Sawahlunto telah mengelola zakat dengan benar sesuai kaidah – kaidah syariat Islam.

Jajaran pimpinan Baznas Kota Sawahlunto menyerahkan laporan keuangan dari Kantor Akuntan Publik dan Kanwil Kemenag Sumbar tersebut kepada Walikota Sawahlunto Deri Asta pada Selasa (21/09/21) di Balaikota.

Walikota Deri Asta mengapresiasi kinerja badan tersebut, dan telah diakui WTP serta sesuai kaidah syariah tersebut. Hal itu dikatakan Walikota Deri Asta menambah tingkat kepercayaan publik pada Baznas Sawahlunto.

“Ini menjadi bukti bahwa Baznas Sawahlunto telah bekerja dengan baik dalam mengelola zakat umat, baik dalam mengumpulkan atau menyalurkan. Memang seperti itu seharusnya, zakat adalah amanat umat yang harus dikelola sesuai syariat dan aturan,” simpul Walikota Deri Asta.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *