Semen Padang FC Resmi Terdegradasi Usai Kalah dari Dewa United, Kabau Sirah Turun Kasta

Semen Padang FC Resmi Terdegradasi Usai Kalah dari Dewa United, Kabau Sirah Turun Kasta
Kabau Sirah takluk 0-1 dari Dewa United pada pekan ke-31, Ahad (3/5/2026) malam WIB di Banten International Stadium - Dokumentasi IG: @semenpadangfcid

Kabar pahit datang dari kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia setelah Semen Padang FC resmi terdegradasi dari BRI Super League 2025/2026. Kepastian ini didapat usai Kabau Sirah takluk 0-1 dari Dewa United pada pekan ke-31, Ahad (3/5/2026) malam WIB di Banten International Stadium.

Hasil tersebut memastikan Semen Padang tidak lagi memiliki peluang bertahan di kasta tertinggi, meskipun masih menyisakan tiga pertandingan. Kekalahan ini menjadi penutup perjalanan sulit tim asal Sumatera Barat sepanjang musim.

BACA JUGA: Hasil Persik vs Arema FC 3 Mei 2026: Persik Menang Dramatis, Ernesto Gomez Bersinar di Gresik

Semen Padang FC Resmi Terdegradasi Setelah Gagal Bangkit

Tekanan Dewa United Sejak Awal Babak Pertama

Bermain sebagai tuan rumah, Dewa United langsung tampil menekan sejak menit awal. Lini serang mereka yang dihuni Rafael Struick dan Egy Maulana Vikri beberapa kali mengancam pertahanan Semen Padang dalam 20 menit pertama.

Dominasi tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-31. Berawal dari umpan matang Johnathan Souza, Noah Sadaoui yang berdiri bebas sukses menanduk bola ke gawang yang dijaga Rendy Oscario. Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda dalam pertandingan ini.

Semen Padang yang berada dalam tekanan mencoba keluar dari situasi sulit, namun kesulitan membangun serangan yang efektif di babak pertama.

Semen Padang FC Gagal Bangkit di Babak Kedua

Pada babak kedua, Semen Padang tampil lebih berani. Tim asuhan Imran Nahumarury mulai meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan.

Beberapa peluang sempat tercipta, termasuk melalui aksi Ripal Wahyudi. Namun, buruknya penyelesaian akhir membuat semua peluang tersebut gagal menjadi gol.

BACA JUGA: Dua Gol Atletico Madrid dari Debutan Bungkam Valencia di Mestalla

Dalam momen krusial ini, Semen Padang FC resmi terdegradasi karena ketidakmampuan mereka mencetak gol penyeimbang hingga peluit panjang berbunyi. Skor 1-0 untuk Dewa United bertahan hingga akhir laga.

Dengan tiga laga tersisa, Semen Padang hanya mampu mengumpulkan maksimal 29 poin. Namun, mereka kalah head-to-head dari Madura United yang berada di batas zona aman, sehingga otomatis turun kasta.

Musim Berat Kabau Sirah di BRI Super League

Musim 2025/2026 menjadi salah satu periode paling sulit bagi Semen Padang. Performa yang tidak konsisten, ditambah lini serang yang tumpul, membuat mereka kesulitan bersaing sejak awal musim.

Kabau Sirah juga tercatat mengalami rentetan hasil buruk, termasuk gagal mencetak gol dalam beberapa pertandingan penting. Situasi ini semakin memperburuk posisi mereka di klasemen hingga akhirnya harus menerima kenyataan pahit degradasi.

Di sisi lain, Dewa United justru tampil impresif. Kemenangan ini membawa mereka ke peringkat keenam klasemen dengan 50 poin dan membuka peluang untuk finis di posisi empat besar.

BACA JUGA: Barcelona Perkasa di El Sadar, Selangkah Lagi Menuju Gelar LaLiga

Susunan Pemain Kedua Tim

Dewa United (4-2-3-1): Sonny Stevens; Johnathan Souza, Damion Lowe, Ivar Jenner, Edo Febriansah; Hugo Gomes, Alexis Messidoro; Egy Maulana Vikri, Rafael Struick, Noah Sadaoui; Alex Martins.
Pelatih: Jan Olde Riekerink.

Semen Padang (4-3-3): Rendy Oscario; Ravy Tsouka, Angelo Meneses, Jaime Ocampo, Ade Kristiano; Boubakary Diarra, Ripal Wahyudi, Angelo Menesses; Kazaki Nakagawa, Kianz Froese, Diego Mauricio.
Pelatih: Imran Nahumarury.

Degradasi Pukulan Besar Bagi Semen Padang

Degradasi ini tentu menjadi pukulan besar bagi Semen Padang, baik dari segi prestasi maupun finansial. Namun, situasi ini juga bisa menjadi momentum untuk melakukan evaluasi besar-besaran dalam membangun tim yang lebih kompetitif di masa depan.

Sementara itu, Dewa United terus menjaga peluang mereka untuk bersaing di papan atas. Konsistensi performa akan menjadi kunci bagi mereka untuk mengamankan posisi terbaik di akhir musim.