Hasil BRI Liga 1 tadi malam menghadirkan kejutan besar setelah rekor tak terkalahkan 13 pertandingan milik Persebaya Surabaya resmi terhenti.
Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (14/2/2026) malam WIB, Bajul Ijo dipaksa menyerah 1-2 dari tim tamu Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026.
Dua gol Bhayangkara yang dicetak Bernard Doumbia dan Moussa Sidibe di babak pertama hanya mampu dibalas sekali oleh Mihailo Perovic di paruh kedua.
Kekalahan ini membuat Persebaya tertahan di posisi kelima klasemen sementara dengan 35 poin. Sementara Bhayangkara naik ke peringkat kedelapan usai mengoleksi 29 poin.
Hasil BRI Liga 1 Tadi Malam: Bhayangkara Bungkam Bajul Ijo
Pertandingan yang dipimpin wasit asal Jepang, Yudai Yamamoto, berlangsung dalam kondisi hujan deras sejak awal laga.
Lapangan licin membuat duel berlangsung keras dan penuh determinasi.
BACA JUGA: Hasil PSM Makassar vs Dewa United FC di Pekan ke-21, Drama Kartu Merah & Dua Gol Menit Akhir
Persebaya mencoba mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Namun justru Bhayangkara yang lebih dulu memberikan ancaman lewat sepakan melengkung Moussa Sidibe pada menit ke-7. Beruntung, kiper Andhika masih sigap mengamankan bola.
Sepuluh menit pertama diwarnai duel ketat di lini tengah. Bhayangkara tampil lebih dominan dalam penguasaan bola, sementara Persebaya bermain lebih sabar dengan skema serangan balik.
Momentum penting hadir pada menit ke-26. Berawal dari bola mati yang dieksekusi Sidibe, Bernard Henri Cedric Doumbia sukses memenangkan duel udara dan menyundul bola ke gawang. Skor berubah menjadi 0-1 untuk tim tamu.
Tensi laga semakin meningkat setelah gol tersebut. Sejumlah pelanggaran keras terjadi, termasuk kartu kuning untuk Nehar Sadiki usai melanggar Perovic.
Alih-alih menyamakan skor, Persebaya kembali kecolongan menjelang turun minum.
Moussa Sidibe mencetak gol kedua di penghujung babak pertama dan membawa Bhayangkara unggul 2-0 saat jeda.
Persebaya Bangkit di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Persebaya tampil lebih agresif. Tekanan demi tekanan mereka lakukan untuk mengejar ketertinggalan.
Peluang emas hadir pada menit ke-54 melalui Gali Freitas yang memanfaatkan bola muntah hasil sepakan Milos.
Namun kiper Aqil Savik tampil gemilang dengan penyelamatan krusial.
Gol yang ditunggu publik akhirnya tercipta pada menit ke-63. Kombinasi Gali dan Jefferson membuka ruang bagi Mihailo Perovic yang sukses menuntaskan peluang menjadi gol. Skor berubah menjadi 1-2.
Setelah gol tersebut, Persebaya terus menggempur pertahanan Bhayangkara. Milos kembali mengancam pada menit ke-78 lewat tembakan mendatar keras, tetapi masih mampu diblok barisan belakang tim tamu.
Di menit ke-85, Leo Lelis masuk dan menjadi striker tambahan untuk meningkatkan daya gedor. Namun hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-2 tetap bertahan.
Dampak ke Klasemen Sementara
Berikut posisi papan atas klasemen BRI Super League 2025/2026:
| Pos | Klub | Menang | Seri | Kalah | Poin |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Persib Bandung | 15 | 2 | 3 | 47 |
| 2 | Borneo FC Samarinda | 15 | 1 | 4 | 46 |
| 3 | Persija Jakarta | 13 | 2 | 5 | 41 |
| 4 | Malut United FC | 12 | 4 | 5 | 40 |
| 5 | Persebaya Surabaya | 9 | 8 | 4 | 35 |
| 6 | Persita Tangerang | 9 | 5 | 6 | 32 |
| 7 | PSIM Yogyakarta | 8 | 8 | 5 | 32 |
| 8 | Bhayangkara Presisi Lampung FC | 8 | 5 | 8 | 29 |
| 9 | Bali United FC | 7 | 7 | 6 | 28 |
| 10 | Dewa United Banten FC | 8 | 3 | 10 | 27 |
| 11 | Arema FC | 7 | 6 | 7 | 27 |
| 12 | Persik Kediri | 7 | 5 | 9 | 26 |
| 13 | PSM Makassar | 5 | 8 | 8 | 23 |
| 14 | Madura United FC | 4 | 7 | 10 | 19 |
| 15 | PSBS Biak | 4 | 5 | 11 | 17 |
| 16 | Semen Padang FC | 4 | 3 | 13 | 15 |
| 17 | Persijap Jepara | 4 | 3 | 14 | 15 |
| 18 | Persis Solo | 2 | 6 | 13 | 12 |
Sementara Bhayangkara Presisi Lampung FC kini menempati peringkat ke-8 dengan 29 poin.
Persaingan papan tengah semakin ketat, terutama dalam perebutan posisi zona kompetisi Asia dan menjaga jarak dari papan bawah.
Analisis Pertandingan
Kunci kemenangan Bhayangkara terletak pada efektivitas penyelesaian akhir di babak pertama. Dua peluang emas berhasil menjadi gol, sementara Persebaya kesulitan menembus pertahanan solid tim tamu.
Di babak kedua, Bajul Ijo menunjukkan karakter kuat dan semangat pantang menyerah. Namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat mereka gagal menyamakan kedudukan.
Faktor cuaca juga memengaruhi jalannya pertandingan, dengan lapangan licin yang membuat tempo permainan sulit terkontrol sepenuhnya.
Momen Pahit Bagi Persebaya
Hasil BRI Liga 1 Tadi Malam menjadi momen pahit bagi Persebaya yang harus mengakhiri catatan 13 laga tanpa kekalahan.
Bhayangkara tampil disiplin dan efektif untuk mengamankan tiga poin penting di kandang lawan.
Persaingan klasemen BRI Super League 2025/2026 kini semakin sengit, terutama di papan tengah. Setiap pertandingan ke depan akan sangat menentukan posisi akhir tim-tim peserta.






