Tenis  

Hasil Tenis Australia Open – Naomi Osaka Bertarung Tiga Set Menuju Round 3 AO 2026, Mental Juara Bicara di Duel Penuh Emosi

Hasil Tenis Australia Open - Naomi Osaka Bertarung Tiga Set Menuju Round 3 AO 2026, Mental Juara Bicara di Duel Penuh Emosi
Naomi Osaka - Dokumentasi IG: @wta

Naomi Osaka kembali membuktikan bahwa ia belum kehilangan naluri juaranya. Dalam laga penuh ketegangan di babak kedua Australian Open 2026, petenis Jepang itu menaklukkan Sorana Cirste. Dimana Naomi Osaka bertarung tiga set menuju Round 3 AO 2026 dengan skor 6-3, 4-6, 6-2 dalam waktu tepat dua jam.

Pertandingan ini bukan sekadar soal tiket ke babak ketiga. Di balik skor, tersaji duel emosional, reuni sejarah, hingga momen panas yang membuat suasana Rod Laver Arena memanas menjelang akhir laga.

Reuni Lama yang Akhirnya Terbayar di Melbourne

Pertemuan Osaka dan Cirstea di Melbourne membawa kisah lama yang sempat tertunda selama lebih dari satu dekade.

Keduanya terakhir kali bertemu pada 2015, ketika Osaka masih berusia 17 tahun dan menjalani debut kualifikasi Grand Slam di Wimbledon. Saat itu, Cirstea yang tengah bangkit dari cedera keluar sebagai pemenang dengan skor 2-6, 6-1, 6-4.

Sejak hari itu, jalan karier keduanya berpisah tanpa pernah bersua lagi, hingga akhirnya kembali bertemu di Australian Open 2026.

Bagi Osaka, duel ini bukan hanya pertandingan biasa, melainkan kesempatan menutup satu bab lama dalam perjalanan profesionalnya.

BACA JUGA: Hasil Tenis Australia Open – Jannik Sinner Melaju Ke Round 3 AO 2026, Langkah Mantap Sang Juara Bertahan Menuju Hat-trick Bersejarah

Awal Sulit, Osaka Bangkit dengan Intensitas Tinggi

Pertandingan langsung dimulai dengan tekanan besar bagi Osaka.

Cirstea, yang telah mengumumkan musim 2026 sebagai musim terakhirnya di WTA Tour, tampil agresif dan unggul cepat 2-0 di set pertama.

Tekanan langsung ia berikan sejak awal, memaksa Osaka bekerja keras di setiap reli.

Namun, di sinilah kualitas mantan petenis nomor satu dunia itu terlihat.

Osaka merespons dengan rangkaian permainan berintensitas tinggi, merebut enam dari tujuh gim berikutnya untuk membalik keadaan dan mengamankan set pertama dengan skor 6-3.

Salah satu momen kunci terjadi saat Osaka mematahkan servis lawan lewat backhand passing shot di tengah lari, lalu menyelamatkan break point di gim terakhir set pertama dengan voli backhand sempurna.

Statistik di depan net pun mencerminkan dominasinya: tujuh dari tujuh poin di net berhasil dimenangkan.

Set Kedua Milik Cirstea, Laga Berubah Arah

Cirstea tak menyerah begitu saja.

Di set kedua, petenis Rumania itu kembali menemukan momentumnya. Meski sempat kehilangan keunggulan break lebih dulu, Cirstea bertahan di saat krusial.

Pada kedudukan 3-3, ia menyelamatkan dua break point, lalu memanfaatkan penurunan akurasi Osaka ketika servis untuk bertahan di set tersebut.

Kesalahan demi kesalahan Osaka membuka jalan bagi Cirstea untuk merebut set kedua dengan skor 6-4.

Pertandingan pun dipaksa berlanjut ke set penentuan.

Set Ketiga: Naomi Osaka Bertarung Tiga Set Menuju Round 3 AO 2026

Memasuki set ketiga, aura Osaka berubah.

Forehand andalannya kembali hidup. Ia mematahkan servis Cirstea di awal set dengan serangkaian winner tajam, lalu unggul 2-1 sebelum jeda medis singkat di luar lapangan.

Usai jeda, tensi pertandingan meningkat drastis.

Osaka tetap memegang kendali, menambah tekanan lewat reli panjang dan penempatan bola presisi. Sepanjang laga, ia mencatat 38 winner, termasuk tiga ace, berbanding hanya 10 winner milik Cirstea.

Dalam situasi break point, Osaka tampil jauh lebih efektif. Ia berhasil menyelamatkan lima dari delapan break point yang dihadapinya.

Set ketiga akhirnya menjadi milik Osaka dengan skor 6-2, memastikan Naomi Osaka bertarung tiga set menuju Round 3 AO 2026.

BACA JUGA: Tiga Petenis AS Tembus R3 Australia Open, Dominasi Negeri Paman Sam Menggema di Melbourne

Insiden Panas di Penghujung Laga

Ketegangan memuncak saat Osaka unggul 4-2 di set ketiga.

Pada kedudukan 30-30, Cirstea melayangkan protes kepada wasit terkait teriakan “c’mon” Osaka di antara servis pertama dan kedua. Setelah permainan dilanjutkan, dua forehand Cirstea keluar lapangan, memberi Osaka keunggulan double break.

Osaka kemudian menutup laga dengan servisnya.

Keduanya sempat bertukar kata di net, menciptakan suasana panas yang langsung menjadi sorotan.

Osaka Minta Maaf, Cirstea Turunkan Suhu

Dalam wawancara di lapangan, Osaka sempat menyinggung soal “banyak c’mon” yang membuat lawannya kesal. Namun, di ruang konferensi pers, ia memilih meredakan situasi.

Osaka mengaku sedikit bingung dengan emosi yang muncul dan menyampaikan permintaan maaf karena ucapannya di lapangan dinilai kurang pantas.

Ia menegaskan bahwa teriakan tersebut murni untuk memompa semangat dirinya sendiri, bukan untuk mengganggu konsentrasi lawan.

Cirstea pun memilih menutup insiden itu dengan tenang.

Menurutnya, setelah 20 tahun berkarier, satu diskusi singkat di akhir laga bukanlah hal besar. Ia mengakui Osaka tampil lebih baik di momen-momen akhir dan pantas meraih kemenangan.

Sorotan Gaya Unik Osaka di Tengah Laga

Di luar drama di lapangan, Osaka kembali mencuri perhatian lewat busananya.

Ia tampil dengan kostum bertema ubur-ubur berwarna aquamarine, lengkap dengan topi dan veil berhias ornamen kupu-kupu.

Dua penonton bahkan hadir dengan kostum tiruan, yang langsung mendapat pujian dari Osaka.

Baginya, fesyen adalah cara mengekspresikan diri di tengah tekanan kompetisi.

Target Besar: Tembus Pekan Kedua Melbourne

Dengan kemenangan ini, Osaka melangkah ke babak ketiga dan akan menghadapi Maddison Inglis, satu-satunya wakil tuan rumah yang tersisa di sektor putri.

Ini menjadi peluang besar bagi Osaka untuk kembali mencapai babak keempat Australian Open untuk pertama kalinya sejak gelar juaranya pada 2021.

Setelah melewati dua laga tiga set beruntun, tantangan berikutnya adalah menjaga stamina dan konsistensi.

BACA JUGA: Iga Swiatek Pertahankan Rekor Atas Marie Bouzkova, Ukir Sejarah 24 Grand Slam Beruntun di Melbourne

Naomi Osaka Bertarung Tiga Set Menuju Round 3 AO 2026, Sinyal Kebangkitan Sang Juara

Dua pertandingan, dua duel tiga set, dua kemenangan penuh karakter.

Naomi Osaka bertarung tiga set menuju Round 3 AO 2026 bukan sekadar catatan statistik, melainkan gambaran jelas bahwa mental juara masih melekat kuat.

Meski belum tampil sempurna, Osaka menunjukkan satu hal penting: ia tahu bagaimana bertahan, bangkit, dan menang di saat situasi paling sulit.

Di Melbourne, perjalanan baru sang juara lama tampaknya baru saja dimulai.