Tenis  

Unggulan Keempat Iga Swiatek Bertahan dari Tekanan Caty McNally di Rome Open 2026

Unggulan Keempat Iga Swiatek Bertahan dari Tekanan Caty McNally di Rome Open 2026
Iga Swiatek menang dengan skor 6-1, 6-7(5) atas Caty McNally pada babak kedua Italian Open 2026 - Dokumentasi IG: @wta

Iga Swiatek sebagai unggulan keempat berhasil melewati laga dramatis saat menghadapi Caty McNally pada babak kedua Rome Open 2026. Swiatek harus berjuang selama 2 jam 43 menit sebelum akhirnya menang dengan skor 6-1, 6-7(5), 6-3 dan memastikan tiket ke putaran ketiga.

Meski sempat tampil dominan di awal pertandingan, Swiatek kehilangan momentum pada set kedua sebelum akhirnya kembali menemukan ritme permainan terbaiknya di set penentuan. Kemenangan ini sekaligus menjaga harapan petenis Polandia tersebut untuk meraih gelar keempatnya di Roma.

Unggulan Keempat Sempat Kehilangan Kendali Pertandingan

Swiatek sebenarnya membuka pertandingan dengan sangat meyakinkan. Juara tiga kali Rome Open itu tampil agresif lewat forehand topspin khasnya yang beberapa kali menyulitkan McNally dalam reli panjang.

Set pertama berhasil diamankan dengan skor telak 6-1, bahkan Swiatek sempat unggul 3-1 pada set kedua dan terlihat akan menutup pertandingan dengan cepat. Namun situasi berubah ketika ia gagal memanfaatkan tiga break point penting untuk memperlebar keunggulan menjadi 4-1.

BACA JUGA: Alexander Zverev Lolos dari Tekanan Daniel Altmaier di Rome Open 2026

Kesalahan-kesalahan sendiri mulai muncul dari raket Swiatek, sementara McNally perlahan menemukan kepercayaan diri. Petenis Amerika Serikat itu mulai memanfaatkan permainan bertahan dan variasi slice untuk mengganggu ritme lawannya.

“Ini jelas bukan pertandingan pertama yang mudah. Kondisinya cukup berat dan bola bergerak lebih lambat,” ujar Swiatek usai pertandingan.

Caty McNally Bangkit dan Paksa Set Ketiga

Momentum pertandingan benar-benar berubah pada set kedua. McNally tampil semakin solid dalam bertahan dan mampu memaksa Swiatek melakukan banyak unforced error.
Swiatek bahkan dua kali gagal menutup pertandingan saat sudah unggul 5-4 dan 6-5. Pada momen tersebut, sejumlah backhand Swiatek justru keluar lapangan dan memberi kesempatan bagi McNally untuk bangkit.

Kepercayaan diri McNally semakin meningkat hingga akhirnya ia memenangkan tie-break set kedua 7-5. Situasi itu membuat pertandingan yang awalnya terlihat mudah berubah menjadi duel penuh tekanan bagi Swiatek.

McNally sendiri bukan lawan asing bagi Swiatek. Tahun lalu, ia menjadi satu-satunya pemain yang mampu merebut set dari Swiatek di Wimbledon. Selain itu, McNally juga pernah mengalahkan Swiatek pada turnamen junior Roland Garros 2018.

BACA JUGA: Dino Prizmic Kejutkan Novak Djokovic di Rome Open 2026

Swiatek Kembali Fokus di Set Penentuan

Memasuki set ketiga, Swiatek sempat kembali berada dalam situasi sulit. Setelah unggul break 3-1, ia melakukan double fault dan kembali kehilangan servis akibat rentetan error.

Namun kali ini Swiatek mampu merespons dengan lebih baik. Saat McNally hampir menyamakan kedudukan menjadi 4-4, Swiatek menghasilkan beberapa winner penting yang membalikkan momentum pertandingan.

Permainan agresif dan kesabaran dalam reli akhirnya menjadi pembeda. Swiatek sukses merebut break krusial untuk unggul 5-3 sebelum memastikan kemenangan setelah pukulan forehand McNally melebar tipis dari garis lapangan.

“Saya senang dengan set pertama, lalu saya mulai membuat beberapa kesalahan. Tetapi di akhir pertandingan saya bermain lebih solid dan tahu kapan harus menyerang,” kata Swiatek.

Peluang Swiatek di Rome Open Masih Terbuka

Kemenangan ini menjaga peluang Swiatek untuk kembali berjaya di lapangan tanah liat Roma. Sebagai salah satu pemain terbaik di clay court dalam beberapa musim terakhir, Swiatek tetap menjadi kandidat kuat juara meski sempat mendapat tekanan besar di laga pembuka.

BACA JUGA: Juara Tunggal Putri Mutua Madrid Open 2026: Marta Kostyuk Akhirnya Tembus Gelar WTA 1000

Pada babak ketiga nanti, Swiatek akan menghadapi pemenang duel antara Emma Navarro dan Elisabetta Cocciaretto.

Dengan pengalaman dan mental juara yang dimilikinya, Swiatek tetap menjadi ancaman utama di Rome Open 2026, terutama menjelang persiapan menuju French Open akhir bulan ini.