Pertandingan panas tersaji dalam hasil Hyundai Hillstate vs HI Pass Expressway pada lanjutan putaran kelima kompetisi V-League Women musim 2025-2026.
Duel yang digelar di Suwon Gymnasium, Jumat (13/2/2026), itu berakhir dengan kemenangan Hyundai Engineering & Construction Hillstate 3-1 (22-25, 26-24, 25-18, 26-24).
Kemenangan ini bukan sekadar tambahan tiga poin, tetapi juga menjadi sinyal kuat bahwa Hillstate benar-benar siap menantang gelar juara.
Tim asuhan Kang Sung-hyung kini mencatatkan 17 kemenangan dan 11 kekalahan dengan total 51 poin, sekaligus memangkas jarak dengan pemuncak klasemen HI Pass Expressway menjadi hanya empat poin.
Hasil Hyundai Hillstate vs HI Pass Expressway: Comeback Mental Juara
Laga ini sempat berjalan sulit bagi Hyundai Hillstate. Mereka kehilangan set pertama 22-25 setelah HI Pass Expressway tampil solid dalam pertahanan dan serangan cepat.
Namun, memasuki set kedua, permainan berubah drastis. Kim Da-in menunjukkan kualitasnya sebagai setter papan atas dengan distribusi bola yang variatif dan akurat. Hillstate membalas dengan kemenangan dramatis 26-24.
Momentum tersebut berlanjut di set ketiga. Hillstate tampil dominan dan menekan lewat blok-blok rapat serta serangan cepat dari tengah. Set ketiga ditutup dengan skor 25-18.
Set keempat kembali berlangsung ketat. Kedua tim saling kejar angka hingga poin-poin kritis.
Namun ketenangan Hillstate dalam momen penting membuat mereka memastikan kemenangan 26-24 dan menutup pertandingan dengan skor akhir 3-1.
Kim Da-in, Otak Permainan Hillstate
Sosok kunci dalam laga ini adalah kapten tim, Kim Da-in. Sang setter tampil impresif dengan distribusi bola yang matang dan cerdas.
Ia mampu memaksimalkan seluruh opsi serangan, termasuk quick middle attack yang menjadi senjata utama Hillstate.
Pelatih Kang Sung-hyung memuji peran vital sang kapten.
“Dia mencoba berbagai variasi serangan. Secara fisik memang kelelahan, tapi dia memahami permainan dengan sangat baik.
BACA JUGA: IBK Altos Menang Tipis di Daejeon! Duel 5 Set Dramatis Buka Asa Tembus Tiga Besar
Jika para penyerang bisa mendukung lebih lagi, kami akan menampilkan voli yang lebih bagus,” ujar sang pelatih.
Kim Da-in sendiri mengakui kondisi fisiknya cukup terkuras.
“Saya sangat lelah secara fisik. Tapi jika saya istirahat dan makan dengan baik, semuanya akan kembali normal. Ini masa yang penuh tekanan untuk semua tim,” katanya.
Sebagai kapten, Kim Da-in menekankan pentingnya proses dibanding sekadar hasil. Ia juga tidak terlalu memikirkan status free agency yang akan datang setelah musim ini berakhir.
Dominasi Blok Jadi Pembeda
Statistik menunjukkan Hillstate unggul jauh dalam blok. Mereka mencatatkan 14 blok, sementara HI Pass Expressway hanya mampu mengoleksi 7 blok.
Kari menjadi bintang dengan torehan 31 poin, termasuk empat blok dan satu service ace. Jastis menyumbang 19 poin, sementara Yang Hyo-jin menambahkan 12 angka penting.
Dominasi di net menjadi pembeda utama. Hillstate mampu membaca arah serangan lawan dan menutup ruang dengan efektif.
Sebaliknya, HI Pass Expressway yang sebelumnya tampil konsisten justru terlihat kurang stabil dalam penyelesaian akhir.
Kekalahan ini menjadi yang kedua secara beruntun bagi tim pemuncak klasemen tersebut.
Perebutan Gelar Makin Panas
Sebelum musim dimulai, Hyundai Engineering & Construction Hillstate sempat diprediksi sebagai tim lemah. Bahkan banyak pengamat meragukan konsistensi mereka.
Namun kini, kenyataan berbicara berbeda. Hillstate bertengger di posisi kedua klasemen dengan 51 poin (17 menang, 11 kalah). Sementara HI Pass Expressway masih memimpin dengan 55 poin (20 menang, 8 kalah).
Berikut klasemen sementara:
- HI Pass Expressway : 55 poin (20-8)
- Hyundai Hillstate : 51 poin (17-11)
- Hungkuk Pink Spiders : 48 poin (15-13)
- GS Caltex : 44 poin (15-13)
- IBK Altos : 44 poin (14-14)
- Pepper Savings Bank : 33 poin (11-17)
- Daejeon Red Sparks : 19 poin (6-22)
Persaingan menuju playoff kini semakin terbuka. Dengan selisih hanya empat poin, satu kekalahan saja bisa mengubah peta klasemen secara drastis.
Mentalitas Tim Jadi Kunci
Kim Da-in menegaskan bahwa kekuatan utama timnya bukan terletak pada individu, melainkan kolektivitas.
“Kami bertarung sebagai tim. Setiap pemain menjalankan perannya dengan maksimal. Bahkan pemain di zona pemanasan ikut berjuang bersama,” ujarnya.
Mentalitas kolektif inilah yang mengubah persepsi banyak pihak terhadap Hillstate. Dari tim yang dianggap lemah di awal musim, kini mereka menjadi kandidat kuat juara.
Jika konsistensi ini mampu dipertahankan hingga akhir musim reguler, bukan tidak mungkin Hillstate akan menciptakan kejutan besar di babak playoff.
BACA JUGA: Pepper Savings Bank Bidik Korban Berikutnya! Tantang GS Caltex Demi Rekor Sepanjang Sejarah di Seoul
Bukan Sekadar Kemenangan Biasa
Hasil Hyundai Hillstate vs HI Pass Expressway bukan sekadar kemenangan biasa. Ini adalah pernyataan tegas bahwa Hyundai Hillstate siap menantang dominasi pemuncak klasemen.
Dengan distribusi brilian Kim Da-in, dominasi blok, serta mentalitas kolektif yang solid, Hillstate kini menjadi ancaman nyata dalam perebutan gelar V-League musim 2025-2026.
Persaingan menuju babak playoff semakin panas. Dan jika tren ini berlanjut, publik voli Korea Selatan akan disuguhi akhir musim yang penuh drama dan ketegangan.






