Madura United Kalah Tipis Di Kandang, Posisi Kian Terancam di Zona Degradasi

Madura United Kalah Tipis Di Kandang, Posisi Kian Terancam di Zona Degradasi
Madura United kalah 1-2 dari tim tama Dewa United dalam laga pekan ke 29 BRi Super League 2025/2026 - Dokumentasi IG: @maduraunited.fc

Hasil mengecewakan kembali diraih Laskar Sape Kerrab dalam lanjutan liga, di mana Madura United kalah tipis 1-2 saat menjamu Dewa United FC pada pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026. Bertanding di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (25/4/2026), Madura United FC gagal mempertahankan keunggulan dan harus menerima kekalahan pahit di hadapan pendukung sendiri.

Hasil ini membuat Madura United semakin tertekan di papan bawah klasemen. Mereka kini tertahan di peringkat ke-15 dengan koleksi 29 poin dari 29 pertandingan, sementara Dewa United berhasil naik ke posisi sembilan dengan raihan 41 poin.

Madura United Kalah Tipis Setelah Sempat Unggul

Dalam pertandingan ini, Madura United sebenarnya tampil menjanjikan di awal laga. Mereka langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit pertama dan berhasil membuka keunggulan cepat melalui Junior Brandao pada menit ke-7.

Gol tersebut tercipta lewat pergerakan cerdas Brandao yang berhasil melewati kiper lawan sebelum menceploskan bola ke gawang kosong. Keunggulan 1-0 membuat Madura United semakin percaya diri untuk mengontrol permainan.

BACA JUGA: Jadwal Borneo FC vs Semen Padang: Duel Krusial di Tengah Perburuan Gelar dan Zona Degradasi

Namun, Dewa United tidak tinggal diam. Mereka perlahan mulai menguasai bola dan mencoba menekan pertahanan tuan rumah. Meski begitu, hingga babak pertama berakhir, skor tetap 1-0 untuk keunggulan Madura United.

Babak Kedua Jadi Titik Balik

Memasuki babak kedua, Dewa United langsung tampil lebih agresif. Hasilnya terlihat cepat saat Ricky Kambuaya mencetak gol penyeimbang pada menit ke-49 setelah menerima umpan dari Alexis Messidoro.

Tidak berhenti di situ, Kambuaya kembali mencatatkan namanya di papan skor hanya tiga menit berselang. Gol keduanya di menit ke-52 membuat Dewa United berbalik unggul 2-1 dan membalikkan keadaan secara dramatis.

Gol cepat tersebut membuat Madura United kehilangan momentum. Meski mencoba bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan, mereka kesulitan menembus lini pertahanan rapat Dewa United.

Peluang Terakhir yang Terbuang

Di menit-menit akhir pertandingan, Madura United terus menekan demi mencari gol penyama kedudukan. Namun, efektivitas serangan menjadi masalah utama.

BACA JUGA: Chelsea Harus Fokus pada Semifinal FA Cup, McFarlane Tegaskan Prioritas Utama Tim

Sebaliknya, Dewa United hampir menambah keunggulan melalui peluang emas yang didapatkan oleh Kodai di menit 90+2. Sayangnya, peluang tersebut gagal dimaksimalkan setelah tendangan kaki kirinya melambung di atas mistar.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan 2-1 untuk kemenangan Dewa United.

Kekalahan ini membuat posisi Madura United semakin rawan. Mereka masih berada di papan bawah dan harus berjuang keras untuk menghindari degradasi di sisa musim.

Di sisi lain, kemenangan ini menjadi dorongan besar bagi Dewa United untuk terus bersaing di papan tengah klasemen.

Persaingan di zona degradasi semakin ketat, dengan tim-tim seperti Persis Solo, Semen Padang FC, dan PSBS Biak juga berjuang keluar dari posisi berbahaya.

Konsistensi Madura United

Madura United sebenarnya memulai pertandingan dengan baik, namun kehilangan fokus di awal babak kedua menjadi titik lemah yang dimanfaatkan lawan.

BACA JUGA: Buru Treble Winner, Pasukan Guardiola Tantang Southampton Malam Ini di Semifinal Piala FA 2026

Kurangnya konsistensi dan ketajaman di lini depan juga menjadi faktor yang membuat mereka gagal mengamankan poin penting di kandang.

Jika tidak segera memperbaiki performa, peluang mereka untuk bertahan di kasta tertinggi akan semakin menipis.

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Madura United yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi. Sempat unggul lebih dulu, mereka justru harus menyerah akibat dua gol cepat di babak kedua.

Dengan sisa pertandingan yang semakin sedikit, setiap laga menjadi final bagi Madura United. Mereka wajib segera bangkit jika tidak ingin terdegradasi di akhir musim.