Statistik penting menjelang laga Arsenal vs Newcastle menjadi salah satu fokus jelang duel krusial di pekan lanjutan Premier League. Pertandingan ini sangat menentukan bagi Arsenal yang berpeluang memperlebar jarak dari rival terdekat mereka, Manchester City, dalam perebutan gelar musim 2025/26.
Dengan Manchester City yang tidak bermain di liga karena tampil di FA Cup, kemenangan atas Newcastle United akan membuat Arsenal unggul tiga poin di puncak klasemen. Situasi ini tentu menjadi momentum emas bagi pasukan Mikel Arteta.
Statistik Penting Menjelang Laga Arsenal vs Newcastle
Jika melihat rekor pertemuan, Newcastle memiliki catatan yang sangat buruk saat bertandang ke Emirates Stadium. Dari 13 kunjungan terakhir, mereka kalah 12 kali dan hanya mampu meraih satu hasil imbang.
Lebih parah lagi, dalam sembilan laga terakhir di stadion tersebut, Newcastle hanya mampu mencetak satu gol. Statistik ini menunjukkan dominasi Arsenal yang begitu kuat saat bermain di kandang.
BACA JUGA: Madura United Kalah Tipis Di Kandang, Posisi Kian Terancam di Zona Degradasi
Tak hanya itu, performa Newcastle belakangan juga kurang meyakinkan. Sejak 25 Januari, mereka telah menelan delapan kekalahan dari 11 pertandingan liga, catatan terburuk di antara seluruh tim Premier League dalam periode tersebut.
Meski demikian, peluang untuk tampil di kompetisi Eropa masih terbuka. Newcastle hanya terpaut tujuh poin dari zona Conference League, sehingga kemenangan atas Arsenal bisa menjadi titik balik penting.
Arsenal Punya Motivasi Besar
Di sisi lain, Arsenal juga tidak dalam kondisi terbaik. Mereka baru saja menelan dua kekalahan beruntun di liga, masing-masing dengan skor 2-1 dari Bournemouth dan Manchester City.
Namun, ada motivasi besar bagi The Gunners untuk bangkit. Mereka berpeluang mencatatkan kemenangan “double” atas Newcastle untuk pertama kalinya sejak musim 2020/21.
Selain itu, jika mampu mencetak gol dalam laga ini, Arsenal akan mencapai angka 100 gol ke gawang Newcastle sepanjang era Premier League, sebuah pencapaian yang menunjukkan dominasi historis mereka.
Menariknya, bulan April sering menjadi periode sulit bagi Arteta. Sebanyak 18% kekalahan Arsenal di bawah kepemimpinannya terjadi pada bulan ini. Dalam 27 pertandingan yang dimainkan di bulan April, Arsenal hanya meraih rata-rata 1,48 poin per laga.
BACA JUGA: Jadwal Borneo FC vs Semen Padang: Duel Krusial di Tengah Perburuan Gelar dan Zona Degradasi
Kembalinya Bukayo Saka Jadi Kunci
Kabar baik datang dari kembalinya Bukayo Saka ke dalam skuad setelah sempat absen karena cedera. Kehadirannya bisa menjadi faktor pembeda dalam laga ini.
Tanpa Saka, Arsenal hanya mencatatkan persentase kemenangan sebesar 45%. Namun saat ia bermain, angka tersebut melonjak menjadi 73%, dengan rata-rata 2,36 poin per pertandingan.
Saka juga menjadi pemain dengan jumlah tembakan terbanyak di tim (63) dan tembakan tepat sasaran terbanyak (26). Ini menunjukkan betapa vital perannya dalam lini serang Arsenal.
Selain Saka, kontribusi Viktor Gyokeres juga sangat penting. Ia menjadi top skor Arsenal musim ini dengan 12 gol di liga.
Newcastle Andalkan Bruno Guimaraes
Di kubu Newcastle, harapan besar tertuju pada Bruno Guimaraes. Gelandang asal Brasil ini menjadi pemain paling berpengaruh bagi timnya musim ini.
Guimaraes telah mencetak sembilan gol, terbanyak di skuad Newcastle, serta menyumbang empat assist. Ia juga menjadi pemain dengan peluang tercipta terbanyak (39), menjadikannya motor serangan utama.
Namun Newcastle harus menghadapi sejumlah masalah cedera dan suspensi. Beberapa pemain kunci seperti Fabian Schar, Tino Livramento, Emil Krafth, dan Anthony Gordon dipastikan absen, sementara Joelinton masih menjalani hukuman.
BACA JUGA: Chelsea Harus Fokus pada Semifinal FA Cup, McFarlane Tegaskan Prioritas Utama Tim
Laga Diprediksi Penuh Gol
Melihat tren kedua tim, pertandingan ini berpotensi menghadirkan banyak gol. Dalam enam laga terakhir, Newcastle beberapa kali kalah dan menang dengan skor tipis 2-1.
Arsenal pun menunjukkan pola serupa, termasuk dua kekalahan terakhir mereka dengan skor 2-1. Statistik ini menunjukkan bahwa pertandingan kemungkinan akan berlangsung ketat.
Meski begitu, Arsenal memiliki keunggulan dalam lini pertahanan. Mereka hanya kebobolan 26 gol musim ini, terbaik di liga.
Di sisi lain, Newcastle memiliki masalah dalam efektivitas serangan. Tingkat konversi peluang mereka hanya 15%, jauh di bawah Arsenal yang mencapai 19%, terbaik di liga.
Selain itu, hanya satu dari 29 pertemuan terakhir kedua tim yang berakhir tanpa gol. Fakta ini semakin menguatkan prediksi bahwa laga akan berlangsung terbuka hingga menit akhir.
BACA JUGA: Buru Treble Winner, Pasukan Guardiola Tantang Southampton Malam Ini di Semifinal Piala FA 2026
Pertandingan ini menjadi momen krusial bagi Arsenal dalam perburuan gelar. Dengan segala statistik penting menjelang laga Arsenal vs Newcastle, The Gunners jelas lebih diunggulkan, terutama dengan rekor kandang yang impresif dan kembalinya pemain kunci.
Namun, Newcastle tetap memiliki potensi kejutan, terutama jika Bruno Guimaraes mampu tampil maksimal. Dengan kedua tim memiliki kecenderungan mencetak dan kebobolan di menit-menit akhir, laga ini dipastikan akan menyajikan drama hingga peluit panjang berbunyi.






