Jannik Sinner melaju ke babak ketiga Rome Open 2026 setelah mengalahkan Sebastian Ofner dengan skor 6-3, 6-4 pada pertandingan yang berlangsung Sabtu waktu setempat.
Petenis nomor satu dunia itu tampil solid di hadapan publik tuan rumah dan menunjukkan kualitas permainan yang membuatnya menjadi salah satu favorit utama juara di Roma musim ini. Kemenangan tersebut juga menjaga peluang Sinner mencatat sejarah dengan menyempurnakan Career Golden Masters.
Sinner Melaju Ke Babak Ketiga dengan Permainan Dominan
Jannik Sinner tampil dominan sejak awal pertandingan. Konsistensi permainan dari baseline dan akurasi pukulan membuat Ofner kesulitan mengembangkan permainan sepanjang laga.
Pada set pertama, Sinner tampil sangat bersih dengan hanya melakukan lima unforced error. Petenis Italia itu terus menekan Ofner lewat rally-rally panjang sebelum akhirnya mengamankan set pembuka dengan skor 6-3.
BACA JUGA: Unggulan Kelima Jessica Pegula Tampil Dominan di Rome Open 2026
Momentum positif berlanjut pada set kedua. Sinner langsung mencetak break melalui drop shot sempurna di awal set untuk mengambil kendali penuh pertandingan. Ofner mencoba memberikan perlawanan, namun agresivitas dan kualitas ball-striking milik Sinner terlalu sulit dihentikan.
Dalam waktu 1 jam 31 menit, Sinner sukses menutup pertandingan straight set dan memastikan langkah ke putaran ketiga.
“Rasanya luar biasa bisa kembali bermain di sini. Pertandingan pertama yang paling penting adalah jangan kalah. Level permainan akan datang sedikit demi sedikit,” ujar Sinner usai pertandingan.
Jannik Sinner Dekati Rekor Bersejarah
Kemenangan di Roma membuat performa luar biasa Sinner di level ATP Masters 1000 terus berlanjut. Pekan lalu, ia mencetak sejarah di Madrid dengan menjadi pemain pertama yang mampu memenangkan lima turnamen Masters 1000 secara beruntun setelah sebelumnya juga juara di Paris, Indian Wells, Miami, dan Monte-Carlo dalam enam bulan terakhir.
Kini, Rome Open menjadi satu-satunya gelar Masters 1000 yang belum pernah Sinner menangkan. Jika berhasil menjadi juara di ibu kota Italia itu, ia akan menyamai pencapaian Novak Djokovic sebagai pemain yang sukses meraih Career Golden Masters sejak format Masters 1000 mulai pada 1990.
BACA JUGA: Unggulan Keempat Iga Swiatek Bertahan dari Tekanan Caty McNally di Rome Open 2026
Selain itu, kemenangan atas Ofner juga memperpanjang rekor kemenangan beruntun Sinner di level Masters 1000 menjadi 29 pertandingan. Catatan tersebut menyamai torehan legenda tenis Roger Federer sebagai rekor kemenangan terpanjang ketiga dalam sejarah turnamen Masters 1000.
Harapan Italia di Rome Open 2026
Sinner kembali menjadi harapan besar publik Italia untuk meraih gelar di Roma. Musim lalu, petenis berusia 24 tahun itu berhasil mencapai final sebelum gagal menjadi juara.
Kini, ia berusaha menjadi petenis Italia pertama yang memenangkan Rome Open sejak Adriano Panatta pada 1976.
Dukungan penonton tuan rumah terlihat sangat besar sepanjang pertandingan melawan Ofner. Atmosfer tersebut diyakini akan menjadi tambahan motivasi bagi Sinner dalam upayanya merebut gelar di kandang sendiri.
Alexei Popyrin Jadi Lawan Berikutnya
Pada putaran ketiga nanti, Sinner akan menghadapi Alexei Popyrin. Petenis Australia itu lolos setelah mengalahkan Jakub Mensik dengan skor 6-3, 2-6, 6-4.
BACA JUGA: Alexander Zverev Lolos dari Tekanan Daniel Altmaier di Rome Open 2026
Meski lebih diunggulkan, Sinner dipastikan tetap harus waspada mengingat Popyrin memiliki permainan agresif yang bisa merepotkan di lapangan tanah liat.
Dengan performa stabil dan kepercayaan diri tinggi, Sinner kini semakin dekat untuk menciptakan sejarah besar di Rome Open 2026. Jika mampu mempertahankan konsistensinya, peluang meraih gelar di depan publik sendiri terbuka sangat lebar.






