Inter Milan juara Coppa Italia setelah menundukkan Lazio dengan skor 2-0 pada partai final yang berlangsung di Stadion Olimpico, Kamis (14/5/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini membuat Nerazzurri sukses mengawinkan trofi Serie A dan Coppa Italia pada musim 2025/2026 sekaligus menandai keberhasilan besar Cristian Chivu di musim pertamanya sebagai pelatih.
Inter tampil dominan sepanjang pertandingan dan memastikan gelar Coppa Italia ke-10 dalam sejarah klub. Hasil tersebut juga membuat Nerazzurri menjadi tim pertama sejak Juventus musim 2017/2018 yang mampu meraih gelar Serie A dan Coppa Italia dalam satu musim.
Inter Milan Langsung Menekan Sejak Awal
Sejak peluit pertama berbunyi, Inter langsung tampil agresif dan menguasai jalannya pertandingan. Tekanan tinggi yang diterapkan Lautaro Martinez dan kolega membuat Lazio kesulitan mengembangkan permainan.
Gol pembuka Nerazzurri lahir pada menit ke-14 melalui gol bunuh diri Adam Marusic. Situasi itu bermula dari sepak pojok Federico Dimarco yang sempat mengenai Marcus Thuram di tiang dekat sebelum bola berbelok masuk ke gawang Lazio.
BACA JUGA: Paris Saint-Germain Juara Liga Prancis 2025/2026, Les Parisiens Raih Gelar Kelima Beruntun
Keunggulan tersebut membuat Inter semakin percaya diri dalam membangun serangan. Lazio yang tampil tanpa kehadiran Maurizio Sarri di pinggir lapangan terlihat kesulitan keluar dari tekanan intens lawannya.
Inter akhirnya menggandakan keunggulan lewat aksi Lautaro Martinez. Gol kedua berawal dari keberhasilan Denzel Dumfries merebut bola dari Nuno Tavares di area pertahanan Lazio sebelum mengirim umpan matang kepada Lautaro yang tanpa kesulitan menaklukkan kiper lawan.
Skor 2-0 bertahan hingga turun minum dengan Inter tampil jauh lebih efektif dari Biancocelesti.
Lazio Gagal Bangkit di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Lazio mencoba meningkatkan tempo permainan demi mengejar ketertinggalan. Tijjani Noslin sempat memperoleh peluang berbahaya, tetapi sepakannya masih melebar tipis dari sasaran.
Meski unggul dua gol, Inter tetap tampil disiplin dan berbahaya melalui serangan balik cepat. Luis Henrique hampir memperbesar keunggulan setelah menerima umpan Dimarco, namun penyelesaiannya belum menemui target.
BACA JUGA; Hasil Alaves vs Barcelona Pekan Ke-36: Belum Sepekan Raih Tropi LaLiga, El Barca Langsung Keok
Piotr Zielinski juga mencoba peruntungan lewat tendangan jarak jauh, tetapi masih belum mampu menambah gol bagi Nerazzurri. Di sisi lain, Lazio sempat memperoleh peluang emas melalui Boulaye Dia, namun kiper Josep Martinez tampil sigap melakukan penyelamatan penting.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-0 tetap bertahan untuk kemenangan Inter Milan. Gelar ini menjadi penutup sempurna bagi perjalanan domestik Nerazzurri musim ini.
Cristian Chivu Cetak Sejarah Bersama Nerazzurri
Kesuksesan Inter Milan Juara Coppa Italia semakin terasa spesial karena menjadi double winners domestik pertama mereka sejak musim 2009/2010. Cristian Chivu pun langsung mencatat pencapaian luar biasa pada musim debutnya sebagai pelatih kepala.
Sementara itu, Lazio harus menerima kenyataan pahit setelah gagal meraih trofi dan terancam mengakhiri musim tanpa tiket kompetisi Eropa. Kekalahan ini juga memperpanjang periode sulit Biancocelesti dalam beberapa pekan terakhir.
Dengan keberhasilan tersebut, Inter kembali menegaskan status mereka sebagai salah satu kekuatan terbesar sepak bola Italia musim ini.






