Tenis  

Roma Terbuka 2026: Zverev Terhenti di Babak 16 Besar Rome Open Usai Dikalahkan Luciano Darderi

Roma Terbuka 2026 Zverev Terhenti di Babak 16 Besar Rome Open Usai Dikalahkan Luciano Darderi
Alexander Zverev kalah dari Luciano Darderi dengan skor 6-1, 6-7, 0-6 di Babak 16 besar Rome Open 2026. - Dokumentasi IG: @atptour

Alexander Zverev harus menerima kenyataan pahit setelah terhenti di babak 16 besar Rome Open 2026 usai kalah dramatis dari petenis tuan rumah Luciano Darderi, Selasa waktu setempat.

Dalam pertandingan menegangkan yang berlangsung selama 2 jam 25 menit, Darderi bangkit dari ketertinggalan untuk menang 1-6, 7-6(10), 6-0. Petenis Italia itu bahkan sukses menyelamatkan empat match point sebelum memastikan kemenangan besar di depan publik Roma.

Hasil ini menjadi salah satu comeback terbaik musim 2026 sekaligus membawa Darderi melaju ke perempat final ATP Masters 1000 untuk pertama kalinya dalam karier.

Zverev Terhenti di Babak 16 Besar Setelah Kehilangan Momentum

Zverev sebenarnya tampil sangat dominan pada awal pertandingan. Petenis unggulan kedua itu mengontrol permainan lewat pukulan baseline yang agresif dan akurat.

BACA JUGA: Roma Terbuka 2026: Coco Gauff Singkirkan Mirra Andreeva Dan Melangkah ke Semifinal Rome Open 2026

Ia dengan mudah merebut set pertama 6-1 dan terlihat berada di jalur aman menuju kemenangan. Bahkan pada set kedua, Zverev sempat unggul 5-3 dan hanya tinggal beberapa poin lagi untuk mengakhiri pertandingan.

Namun situasi berubah drastis ketika Darderi mulai menemukan ritme permainan. Dukungan penuh publik Italia membuat petenis 24 tahun itu bangkit dan memaksa pertandingan masuk tie-break.

Di momen inilah drama besar terjadi.

Luciano Darderi Selamatkan Empat Match Point

Pada tie-break set kedua, Zverev memiliki empat peluang match point untuk menutup laga. Namun semuanya berhasil digagalkan oleh Darderi.

Match point pertama gagal setelah backhand Zverev menyangkut di net. Pada kesempatan kedua, Darderi menyelamatkan diri lewat servis pertama yang sangat kuat.

BACA JUGA: Roma Terbuka 2026: Sorana Cirstea Cetak Sejarah di Usia 36 Tahun, Melaju Ke Semifinal Rome Open

Sementara dua peluang lainnya juga terbuang akibat kesalahan Zverev dan permainan berani Darderi, termasuk drop volley sempurna yang memancing sorakan penonton.

Darderi akhirnya memenangkan tie-break setelah Zverev melakukan double fault krusial yang membuat pertandingan berlanjut ke set ketiga.

“Saya menang karena dukungan penonton. Di sini Anda tidak bisa menyerah,” kata Darderi usai laga.

Darderi Menggila di Set Penentuan

Setelah memenangkan set kedua secara dramatis, Darderi tampil penuh percaya diri pada set ketiga. Sebaliknya, Zverev terlihat kehilangan fokus dan energi.

Petenis Italia itu langsung mengambil alih permainan dan tidak memberi kesempatan bagi Zverev untuk bangkit. Darderi menyapu set penentuan dengan skor telak 6-0 dalam suasana meriah di BNP Paribas Arena.

BACA JUGA: Pegula Melaju di Roma Terbuka 2026 Usai Singkirkan Anastasia Potapova

Kemenangan ini menjadi kemenangan Top 10 pertama Darderi sepanjang kariernya setelah lima percobaan sebelumnya gagal.

Selain itu, Darderi kini naik tiga posisi ke peringkat 17 dunia dalam live ranking ATP.

Rekor Zverev Terhenti di Roma

Kekalahan ini mengakhiri harapan Zverev untuk meraih gelar Masters 1000 kedelapan dalam kariernya. Padahal petenis Jerman tersebut datang ke Roma sebagai salah satu favorit juara setelah tampil konsisten sepanjang musim.

Zverev juga merupakan juara Rome Open dua kali dan sebelumnya hanya kalah dari Jannik Sinner di level Masters 1000 sejak Shanghai tahun lalu.

Sementara itu, Darderi akan menghadapi petenis muda Spanyol Rafael Jodar di babak perempat final.

Jodar sendiri mencuri perhatian setelah menjadi remaja pertama sejak Novak Djokovic pada 2007 yang berhasil mencapai perempat final Rome Open.