Iga Swiatek akhirnya meraih semifinal pertamanya musim 2026 setelah tampil dominan saat mengalahkan Jessica Pegula di perempat final Roma Terbuka.
Unggulan keempat asal Polandia itu menang telak 6-1, 6-2 hanya dalam waktu 1 jam 7 menit. Kemenangan tersebut sekaligus menjadi kemenangan pertama Swiatek atas pemain Top 10 dunia sepanjang musim ini.
Hasil impresif tersebut menjadi sinyal kebangkitan Swiatek menjelang turnamen Grand Slam Prancis Terbuka yang akan segera dimulai.
Semifinal Pertama Jadi Titik Balik Iga Swiatek
Musim 2026 sempat berjalan kurang meyakinkan bagi Swiatek. Petenis yang pernah mendominasi ranking dunia itu bahkan sempat turun ke peringkat empat WTA dan gagal melangkah lebih jauh dari perempat final dalam beberapa turnamen besar.
BACA JUGA: Rekor 21 Tahun Pecah, Rafael Jodar Pemain Termuda Perempat Final Roma Terbuka
Situasi tersebut membuat Swiatek melakukan perubahan penting dengan mengganti pelatih di tengah musim.
Namun di Roma, permainan terbaiknya perlahan kembali terlihat. Saat menghadapi Pegula, Swiatek tampil sangat agresif sejak awal laga dan langsung mengambil kendali permainan.
“Saya sangat senang dengan pertandingan ini. Sejak awal saya merasa bisa mendikte permainan,” ujar Swiatek usai laga.
Petenis Polandia itu terlihat nyaman bermain di lapangan tanah liat dan mampu memanfaatkan setiap peluang untuk menekan Pegula dari baseline.
Iga Swiatek Tampil Nyaris Sempurna
Salah satu statistik paling mencolok dalam pertandingan ini adalah Swiatek tidak menghadapi satu pun break point dari Pegula sepanjang laga.
BACA JUGA: Roma Terbuka 2026: Zverev Terhenti di Babak 16 Besar Rome Open Usai Dikalahkan Luciano Darderi
Ia mencatatkan 77,8 persen first serve masuk dan memenangkan lebih dari 77 persen poin dari servis pertama. Sebaliknya, Pegula kesulitan mengembangkan permainan dan hanya memenangkan 12,5 persen poin dari servis keduanya.
Swiatek juga menunjukkan kembali gaya bermain khas clay court yang membuatnya sukses besar dalam beberapa musim terakhir.
Forehand keras dan permainan baseline yang konsisten menjadi senjata utama untuk membuat Pegula tidak mampu keluar dari tekanan.
Kemenangan Perdana atas Pemain Top 10
Kemenangan atas Pegula menjadi momen penting bagi Swiatek karena itu adalah kemenangan pertamanya atas pemain Top 10 dunia sepanjang musim 2026.
BACA JUGA: Roma Terbuka 2026: Coco Gauff Singkirkan Mirra Andreeva Dan Melangkah ke Semifinal Rome Open 2026
Sebelumnya, Swiatek menelan enam kekalahan beruntun melawan pemain Top 10, termasuk empat kekalahan musim ini. Catatan tersebut menjadi rekor terburuk dalam kariernya sejak debut di WTA Tour.
Meski begitu, Swiatek tetap menjadi salah satu pemain dengan rekor terbaik melawan elite dunia. Sejak debut pada 2019, ia sudah mengoleksi 54 kemenangan atas pemain Top 10.
Jumlah tersebut bahkan lebih banyak dibandingkan Aryna Sabalenka yang kini berstatus nomor satu dunia.
Rekor Baru Swiatek di Rome Open
Kemenangan atas Pegula juga semakin memperkuat dominasi Swiatek di Rome Open. Ia kini memiliki catatan 25 kemenangan dan hanya tiga kekalahan di turnamen tersebut.
Dalam era Open, hanya Chris Evert, Conchita Martinez, dan Gabriela Sabatini yang mampu mencapai 25 kemenangan di Roma dengan jumlah pertandingan lebih sedikit.
BACA JUGA: Roma Terbuka 2026: Sorana Cirstea Cetak Sejarah di Usia 36 Tahun, Melaju Ke Semifinal Rome Open
Persentase kemenangan Swiatek di Roma juga sangat luar biasa, mencapai 89,3 persen dan hanya kalah dari Chris Evert.
Pada babak semifinal nanti, Swiatek akan menghadapi Elina Svitolina yang sebelumnya mengalahkannya di Indian Wells musim ini.
Pertandingan tersebut menjadi peluang besar bagi Swiatek untuk melanjutkan kebangkitannya sekaligus menjaga asa meraih gelar pertama musim 2026.






