Kabar sosok ini gantikan Pep Guardiola menjadi topik panas di dunia sepak bola akhir-akhir ini. Apalagi setelah muncul laporan bahwa Enzo Maresca telah mencapai kesepakatan verbal penuh dengan Manchester City. Pelatih asal Italia itu kabarnya akan mengambil alih kursi manajer The Citizens setelah Pep Guardiola memutuskan meninggalkan klub pada akhir musim 2025/2026.
Dan kabar itu pun semakin menguat setelah sejumlah media besar melaporkan laga Manchester City kontra Aston Villa berpotensi menjadi pertandingan terakhir Guardiola di Etihad Stadium. Jika benar terjadi, maka berakhir sudah era 10 tahun yang penuh kesuksesan luar biasa bersama klub asal Manchester tersebut.
Di tengah spekulasi itu, nama Enzo Maresca muncul sebagai kandidat utama dan kabarnya sudah berada di tahap akhir menuju kursi pelatih Manchester City.
Enzo Maresca Jadi Kandidat Utama Gantikan Pep Guardiola
Jurnalis transfer ternama Fabrizio Romano mengungkapkan bahwa Manchester City telah mencapai kesepakatan verbal dengan Enzo Maresca. Bahkan, Romano menggunakan frasa khasnya, “Here We Go”, yang identik dengan konfirmasi transfer atau penunjukan resmi.
Menurut laporan, Maresca akan menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun bersama Manchester City.
“BREAKING: Enzo Maresca telah mencapai kesepakatan verbal penuh dengan Manchester City, HERE WE GO! Kesepakatan sudah ada dan Maresca akan menandatangani kontrak awal tiga tahun,” tulis Romano.
Informasi tersebut memperlihatkan bahwa proses pergantian pelatih bukan lagi sekadar rumor, tetapi sudah memasuki tahap lanjutan.
Alasan Manchester City Pilih Enzo Maresca
Maresca bukan sosok asing bagi Manchester City. Ia pernah menjadi asisten Pep Guardiola pada periode 2022 hingga 2023 sebelum melanjutkan karier kepelatihan secara mandiri.
Pelatih berusia 46 tahun itu kemudian meraih sejumlah pencapaian penting bersama klub yang pernah ia tangani, termasuk menjuarai Liga Championship, UEFA Conference League, dan Piala Dunia Antarklub.
Pengalaman bekerja langsung di bawah Guardiola membuat Maresca dianggap memahami filosofi permainan Manchester City.
Selain itu, latar belakangnya dalam sistem kepelatihan City Group menjadi nilai tambah yang akan mempermudah transisi era baru di Etihad Stadium.
Era Guardiola Tinggalkan Warisan Besar
Kepergian Guardiola akan mengakhiri salah satu periode paling dominan dalam sejarah sepak bola Inggris.
Sejak menangani Manchester City, Guardiola sukses mempersembahkan enam gelar Premier League, satu trofi Liga Champions, dan berbagai trofi domestik lainnya. Ia juga mengubah City menjadi salah satu klub paling disegani di Eropa.
Karena itu, tugas pelatih baru sudah tentu tidak mudah.
Kontrak Tiga Tahun Jadi Awal Era Baru Manchester City
Kontrak tiga tahun yang Manchester City siapkan, menunjukkan komitmen jangka menengah terhadap Maresca.
Manajemen klub tampaknya ingin memberi waktu cukup bagi pelatih asal Italia tersebut untuk mempertahankan identitas permainan yang Guardiola wariskan, sambil membangun era baru dengan pendekatannya sendiri.
Jika resmi diumumkan, maka musim depan akan menjadi awal babak baru Manchester City tanpa sosok Pep Guardiola di pinggir lapangan untuk pertama kalinya dalam satu dekade terakhir.
Kini perhatian tertuju pada apakah Enzo Maresca mampu memenuhi ekspektasi besar sebagai sosok yang dipercaya gantikan Pep Guardiola di Etihad Stadium.
Mampukah Maresca Lanjutkan Kejayaan Manchester City
Penunjukan Enzo Maresca sebagai calon pengganti Pep Guardiola di Manchester City akan menjadi tantangan terbesar dalam karier kepelatihannya. Ia akan mewarisi tim dengan standar tinggi setelah era dominasi Guardiola selama satu dekade terakhir.
Tugas Maresca tentu tidak mudah karena Manchester City terbiasa bersaing memperebutkan gelar setiap musim. Ekspektasi besar dari suporter membuat tekanan untuk mempertahankan prestasi akan langsung hadir sejak awal masa kepemimpinannya.
Meski begitu, Maresca memiliki modal kuat berkat keberhasilannya membangun tim dengan permainan terstruktur dan intensitas tinggi saat menangani Chelsea. Pengalamannya di lingkungan Manchester City juga sangat membantu proses adaptasi.
Kini, pertanyaan terbesar adalah apakah Maresca mampu melanjutkan kejayaan The Citizens atau justru menghadapi periode paling sulit dalam sejarah modern klub. Era baru Manchester City pun segera dimulai.






