Juara Roma Terbuka 2026 Tunggal Putri resmi menjadi milik Elina Svitolina setelah petenis Ukraina itu menundukkan Coco Gauff dalam final sengit tiga set, Sabtu (16/5/2026). Svitolina menang dengan skor 6-4, 6-7(5), 6-2 sekaligus meraih gelar ketiganya di Internazionali BNL d’Italia.
Kemenangan ini terasa spesial karena Svitolina menjadi petenis Ukraina pertama yang mengoleksi 20 gelar tunggal WTA sepanjang era Open. Selain itu, ia kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu spesialis lapangan tanah liat terbaik di dunia.
Elina Svitolina Raih Gelar Ketiga di Roma
Svitolina sebelumnya pernah menjuarai Roma Terbuka pada 2017 dan 2018. Setelah penantian panjang, petenis berusia 31 tahun itu akhirnya kembali mengangkat trofi di ibu kota Italia.
BACA JUGA: Ruud Melangkah Ke Final Italia Terbuka 2026 usai Hancurkan Darderi, Bidik Gelar Masters 1000 Kedua
Final melawan Coco Gauff berlangsung ketat selama dua jam 49 menit. Gauff sempat tampil agresif pada awal pertandingan dengan unggul 4-2 di set pertama. Namun, pengalaman Svitolina berbicara.
Petenis Ukraina itu bangkit, menyelamatkan tiga break point penting dan membalikkan keadaan untuk merebut set pertama 6-4.
Coco Gauff Paksa Laga Berlanjut ke Set Penentuan
Memasuki set kedua, Coco Gauff menunjukkan mental juara. Petenis Amerika Serikat tersebut terus memberi tekanan dan berhasil memaksa pertandingan berlanjut ke set ketiga usai memenangkan tie-break dengan skor 7-5.
Gauff bahkan sempat mematahkan servis Svitolina untuk unggul 6-5 sebelum lawannya kembali menyamakan kedudukan.
Kemenangan di tie-break memberi harapan bagi Gauff untuk merebut gelar Roma pertamanya. Namun, Svitolina punya jawaban berbeda.
BACA JUGA: Jadwal Coco Gauff vs. Elina Svitolina, 16 Mei: Final Roma Terbuka 2026, Live Vidio
Dominasi Svitolina di Set Ketiga Antar Jadi Juara
Pada set penentuan, Svitolina langsung mengambil kendali permainan. Ia mematahkan servis Gauff pada gim kelima dan ketujuh hingga unggul 5-2.
Saat melakukan servis untuk gelar juara, Svitolina sempat menghadapi tiga break point. Namun ketenangannya menjadi pembeda sebelum akhirnya mengonversi match point ketiga untuk memastikan kemenangan.
“Ini pertarungan yang sangat berat. Saya bangga dengan cara mengendalikan emosi sepanjang turnamen dan bagaimana tubuh saya bertahan di pertandingan sulit,” ujar Svitolina.
Kemenangan ini juga memperbaiki rekor head to head menjadi 4-2 atas Coco Gauff.
Rekor Bersejarah Setelah Juara Roma Terbuka 2026
Keberhasilan menjuarai Italia Terbuka 2026 membawa sejumlah catatan istimewa bagi Svitolina:
- Meraih gelar ketiga Roma Terbuka (2017, 2018, 2026)
- Menjadi petenis Ukraina pertama dengan 20 gelar WTA tunggal
- Mencatat rekor sempurna 8-0 di final WTA lapangan tanah liat
- Menjadi petenis tertua yang memenangkan tiga gelar pada satu turnamen WTA 1000
- Menjadi pemain pertama dengan tiga kemenangan atas petenis top 5 dalam satu edisi Roma Terbuka
Kesuksesan ini menandai kebangkitan luar biasa Svitolina setelah sempat vakum dan kembali ke kompetisi pasca menjadi ibu.
Kini, Elina Svitolina tidak hanya membawa pulang trofi, tetapi juga memperkuat statusnya sebagai salah satu legenda tenis putri Ukraina.






