Jessica Pegula akhirnya memetik hasil dari rentetan performa impresifnya dengan meraih gelar juara Dubai Duty Free Tennis Championships 2026, Sabtu (21/2/2026).
Petenis Amerika Serikat itu mengalahkan Elina Svitolina dengan skor 6-2, 6-4 dalam waktu 1 jam 12 menit, sekaligus mengamankan gelar tunggal ke-10 sepanjang kariernya di WTA Tour.
Kemenangan ini terasa spesial karena Pegula sebelumnya enam kali beruntun mencapai semifinal tanpa mampu membawa pulang trofi.
Di Dubai, ia akhirnya memutus tren tersebut dengan performa dominan sepanjang pekan.
BACA JUGA: 6 Match Point Milik Alcaraz, Juara Bertahan Andrey Rublev Gagal ke Final Qatar ExxonMobil Open 2026
Jessica Pegula Akhiri Paceklik Gelar
Dalam perjalanan menuju final, Pegula menunjukkan mental juara. Dua hari sebelum partai puncak, ia bangkit dari ketertinggalan satu set dan satu break untuk menyingkirkan Amanda Anisimova di semifinal.
Tekad kuat itu berlanjut hingga laga final.
Dalam pidato usai pertandingan, Pegula mengungkapkan rasa terima kasih kepada para penggemar.
“Atmosfernya luar biasa, terutama dua malam terakhir. Terima kasih kepada semua fans yang datang dan mendukung kami,” ujar Pegula.
Gelar ini menjadi trofi WTA 1000 keempat bagi Pegula dan menjadikannya petenis Amerika ketiga yang mampu menjuarai turnamen Dubai setelah Lindsay Davenport dan Venus Williams.
Dominasi Sejak Awal Laga
Sejak gim pembuka, Pegula langsung mengambil kendali pertandingan. Meski sempat kehilangan dua poin pertama, ia kemudian merebut 10 poin berikutnya secara beruntun.
Break cepat di awal membuat Pegula unggul 3-0. Svitolina sempat memperkecil kedudukan menjadi 3-1, tetapi Pegula segera merespons dengan break balik untuk memimpin 4-1.
Kekuatan forehand Pegula menjadi senjata utama. Ia menutup set pertama dalam 34 menit setelah servis solid tanpa kehilangan poin di gim terakhir.
BACA JUGA: Duel 3 Jam yang Gila, Svitolina Hentikan Gauff dan Kembali ke Final Dubai
Jessica Pegula Kunci Gelar di Set Kedua
Memasuki set kedua, Pegula tidak memberi ruang bagi Svitolina untuk bangkit. Setelah petenis Ukraina itu menahan servis untuk 2-1, Pegula langsung membalas dengan love hold.
Momentum penentu datang saat Pegula memadukan forehand agresif dengan permainan net kelas atas, kemampuan yang tak lepas dari statusnya sebagai mantan petenis ganda nomor satu dunia.
Break untuk keunggulan 3-2 praktis menempatkan trofi dalam genggamannya.
Svitolina tetap berjuang dan menyelamatkan beberapa break point di gim-gim akhir. Namun Pegula tetap tenang, menutup pertandingan dengan winner forehand down the line sebelum memastikan kemenangan lewat ace.
Gelar Sempurna di Usia 32
Meraih juara di Dubai Duty Free Tennis Championships 2026 menjadi gelar tersendiri bagi Pegula, yang genap berusia 32 tahun pada Selasa ini.
Dengan kemenangan ini, ia menjadi pemain keempat sejak 1990 yang mampu memenangi lebih dari satu gelar Tier I/WTA 1000 setelah usia 30 tahun, menyusul jejak Martina Navratilova, Mary Pierce, dan Serena Williams.
Ia juga tercatat sebagai juara tunggal putri tertua kedua di Dubai, hanya kalah dari Venus Williams yang menjuarai turnamen ini pada 2014.
Catatan Performa dan Statistik
Bagi Svitolina, ini merupakan kekalahan kelima dalam final WTA sepanjang kariernya (19 kemenangan).
Meski gagal meraih gelar ke-20, performanya di Dubai tetap mengokohkan posisinya di Top 10 dunia.
Sementara itu, Pegula kini telah mencapai tujuh semifinal WTA berturut-turut sejak US Open tahun lalu.
Jika mampu menambah satu lagi di Indian Wells, itu akan menjadi semifinal pertamanya di turnamen tersebut.
Musim lalu Pegula meraih tiga gelar, dan kini ia kembali ke jalur juara. Rekornya kini mencakup:
- 10 gelar tunggal WTA (4 WTA 1000)
- Peringkat tertinggi karier: No. 3 dunia
- 7 gelar ganda (3 WTA 1000)
- Runner-up Grand Slam di tiga nomor berbeda
Sepanjang turnamen Dubai 2026, Pegula juga menjadi pemain dengan winner terbanyak (112).
Adapun petenis Denmark Clara Tauson memimpin statistik ace dengan 40, termasuk saat kalah dari Pegula di perempat final.






