Mikel Arteta Kesal, Penalti Arsenal Dianulir VAR Saat Imbang Lawan Atletico Madrid di Semifinal Liga Champions

Mikel Arteta Kesal, Penalti Arsenal Dianulir VAR Saat Imbang Lawan Atletico Madrid di Semifinal Liga Champions
Ateltico Madrid vs Arsenal dalam laga leg pertama semifinal Liga Champions 2025/2026 - Dokumentasi IG: @arsenal

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menunjukkan reaksi keras usai laga semifinal Liga Champions UEFA melawan Atletico Madrid. Mikel Arteta Kesal dengan keputusan kontroversial wasit yang membatalkan penalti di penghujung laga, yang berakhir imbang 1-1.

Pertandingan yang berlangsung sengit itu memang penuh sejumlah keputusan krusial. Namun, momen yang paling menjadi sorotan terjadi saat penalti Arsenal batal setelah tinjauan VAR, yang langsung memicu kemarahan Arteta di pinggir lapangan.

Mikel Arteta Kesal dengan Keputusan VAR

Insiden bermula ketika David Hancko menjatuhkan Eberechi Eze di dalam kotak penalti oleh bek Atletico, David Hancko. Wasit asal Belanda, Danny Makkelie, awalnya menunjuk titik putih sebagai tanda pelanggaran.

Namun, setelah melakukan pengecekan melalui VAR, keputusan tersebut justru menjadi batal. Situasi ini langsung memicu reaksi keras dari kubu Arsenal, terutama Arteta yang menilai keputusan tersebut tidak masuk akal.

“Saya sangat marah dengan bagaimana penalti itu bisa dibatalkan seperti itu,” ujar Arteta. Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut sangat memengaruhi jalannya pertandingan di level sebesar semifinal Liga Champions.

Penalti Jadi Titik Balik Pertandingan

Dalam laga tersebut, Arsenal sebenarnya sempat unggul lebih dulu melalui penalti yang dieksekusi Viktor Gyokeres setelah dilanggar oleh Hancko. Namun, keunggulan itu tak bertahan lama.

Atletico Madrid berhasil menyamakan kedudukan lewat penalti yang dicetak Julian Alvarez usai handball yang dilakukan Ben White.

Arteta mengaku bisa menerima keputusan penalti untuk Atletico tersebut. Namun, ia menilai pembatalan penalti kedua untuk Arsenal adalah keputusan yang tidak bisa diterima.

“Kami semua sangat marah. Kami sudah bekerja keras selama berbulan-bulan untuk berada di posisi ini, dan keputusan seperti itu mengubah jalannya pertandingan,” tegasnya.

Simeone Punya Pandangan Berbeda

Di sisi lain, pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, justru melihat keputusan VAR dari sudut pandang berbeda. Ia menilai teknologi tersebut bekerja dengan baik dalam pertandingan tersebut.

Simeone bahkan mengungkapkan bahwa penalti pertama untuk Arsenal seharusnya tidak terjadi. Menurutnya, kontak yang terjadi tidak cukup kuat untuk menjatuhkan pemain di momen sepenting semifinal.

“VAR membantu keputusan penting. Kadang menguntungkan, kadang merugikan. Itu bagian dari permainan,” ujar Simeone.

Peluang Masih Terbuka di Leg Kedua

Hasil imbang 1-1 membuat peluang kedua tim masih terbuka lebar untuk melaju ke final. Arsenal akan menjadi tuan rumah pada leg kedua, yang bisa menjadi keuntungan besar bagi tim asal London tersebut.

Namun, Atletico Madrid bukan lawan yang mudah dikalahkan. Pengalaman mereka di kompetisi Eropa membuat laga leg kedua sepertinya akan kembali berlangsung ketat dan penuh tekanan.

Situasi ini menambah panas persaingan menuju final, dengan kedua tim sama-sama berambisi meraih gelar Liga Champions pertama dalam sejarah mereka.