Raymond/Joaquin Tembus Final Indonesia Masters 2026 setelah menampilkan performa impresif saat menaklukkan senior mereka, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, pada babak semifinal.
Kemenangan ini terasa spesial karena menjadi ajang balas dendam atas kekalahan yang sebelumnya mereka alami di Malaysia Open 2026.
Bermain di hadapan publik sendiri di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (24/1/2026), Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin tampil penuh percaya diri dan menang dua gim langsung dalam waktu relatif singkat, 36 menit.
Hasil ini memastikan langkah pasangan muda Indonesia tersebut ke partai puncak turnamen BWF Super 500 Indonesia Masters 2026.
Pertemuan ini menjadi duel ulangan setelah sebelumnya Raymond/Joaquin harus mengakui keunggulan Sabar/Reza di babak 32 besar Malaysia Open 2026.
Kala itu, mereka kalah cukup telak dengan skor 18-21, 9-21. Namun, kali ini situasinya jauh berbeda.
Raymond/Joaquin Tembus Final Indonesia Masters 2026 dengan Mental Baja
Pada gim pertama, Raymond/Joaquin sempat berada dalam tekanan besar. Mereka tertinggal hingga delapan poin di awal laga akibat permainan agresif Sabar/Reza.
Meski demikian, pasangan ranking 23 dunia tersebut mampu bangkit setelah interval dengan mengandalkan kecepatan, variasi serangan, serta pertahanan solid.
Perlahan tapi pasti, Raymond/Joaquin memangkas jarak poin dan membalikkan keadaan. Momentum sepenuhnya beralih ketika mereka mampu menjaga reli panjang dan memaksa lawan melakukan kesalahan sendiri.
Gim pertama akhirnya ditutup dengan kemenangan tipis 21-19 untuk Raymond/Joaquin.
Memasuki gim kedua, duel berjalan lebih seimbang. Kedua pasangan saling kejar angka hingga kedudukan imbang 9-9.
Setelah itu, Raymond/Joaquin menunjukkan kematangan permainan. Mereka mencetak lima poin beruntun dalam dua fase berbeda untuk menjauh hingga 19-10.
Kepercayaan diri yang terus meningkat membuat Raymond/Joaquin tampil dominan hingga akhir gim. Mereka menutup pertandingan dengan skor 21-14, sekaligus memastikan tiket ke final Indonesia Masters 2026.
Pujian Senior: Raymond/Joaquin Tampil Lebih Percaya Diri dan Rapi
Usai pertandingan, Moh Reza Pahlevi Isfahani mengakui bahwa kepercayaan diri menjadi faktor utama kemenangan Raymond/Joaquin.
Ia menilai juniornya tersebut mampu memanfaatkan momentum dengan sangat baik, terutama setelah berhasil bangkit di gim pertama.
“Mungkin di pertandingan ini kami sempat unggul jauh di awal. Tetapi di pertengahan hingga akhir gim pertama kami agak goyang,” ujar Reza, dikutip dari Djarum Badminton. “Mereka jadi semakin percaya diri.”
Reza juga menambahkan bahwa pada gim kedua, Raymond/Joaquin sudah sepenuhnya menguasai jalannya pertandingan, sementara ia dan Sabar kesulitan untuk membalikkan keadaan.
Senada dengan Reza, Sabar Karyaman Gutama turut memberikan pujian atas perkembangan permainan Raymond/Joaquin.
Menurutnya, pasangan muda tersebut tampil jauh lebih matang dibandingkan saat pertemuan sebelumnya di Malaysia Open.
“Mereka bermain lebih percaya diri dibandingkan di Malaysia,” ucap Sabar. “Permainan mereka lebih rapi, baik dari segi serangan maupun pertahanan. Itu jauh lebih baik dibandingkan saat kami bertemu sebelumnya.”
Konsistensi Terjaga, Raymond/Joaquin Siap Kejar Gelar
Penampilan cemerlang di semifinal bukanlah satu-satunya sorotan bagi Raymond/Joaquin. Sebelumnya, mereka juga mendapat pujian dari Fajar Alfian setelah menyingkirkan pasangan tersebut di babak perempat final.
“Mereka sangat luar biasa. Mereka punya speed dan power yang sangat baik,” tutur Fajar, memuji permainan agresif Raymond/Joaquin.
Keberhasilan Raymond/Joaquin Tembus Final Indonesia Masters 2026 membuka peluang besar bagi mereka untuk meraih gelar pertama di tahun ini, sekaligus titel kedua di level turnamen Super 500.
Di partai final, Raymond/Joaquin akan menantang pasangan independen Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin.
Pertemuan terakhir kedua pasangan terjadi di semifinal Australia Open 2025, di mana Raymond/Joaquin keluar sebagai pemenang dengan skor identik 21-15.
Modal tersebut tentu menjadi suntikan kepercayaan diri tambahan jelang laga final yang dijadwalkan berlangsung Ahad (25/1/2026).
Dengan performa yang terus menanjak dan mental bertanding yang semakin matang, Raymond/Joaquin kini berada di jalur yang tepat untuk menjadi kekuatan baru ganda putra Indonesia di level dunia.






